
Munarman: Teras Narang Balas Dendam!
Jakarta (SI ONLINE) - Penolakan ratusan orang Suku Dayak terhadap kedatangan empat pengurus pusat Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya menuai kecaman keras dari Direktur An-Nashr Institute Munarman. Ia menilai penolakan terhadap kedatangan pengurus pusat FPI merupakan bentuk balas dendam Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang terhadap Islam.
Ketua FPI Bidang Nahi Munkar itu mensinyalir ada upaya sitematis untuk melakukan penolakan itu yang diduga dilakukan oleh Teras Narang. Ini ditunjukkan dengan adanya keterlibatan kerabat Teras Narang, Yansen A Binti, dalam memprovokasi Suku Dayak untuk menolak FPI. Munarman memposisikan Teras Narang sebagai Kafir Harbi.
"Teras Narang itu harus kita posisikan dulu statusnya. Kalau menurut fikih Islam dia itu kafir harbi", kata Munarman saat ditemui Suara Islam Online di kantor MER-C, Jakarta, Sabtu (11/2/2012).
Permusuhan Teras Narang terhadap Islam, diduga Munarman sebagai balas dendamnya terhadap sejumlah kasus di Jabodetabek. Mantan Direktur YLBHI itu menduga Teras Narang melihat dengan salah kasus Ciketing di Bekasi dan GKI Yasmin di Bogor. Teras Narang mungkin melihat ada peran FPI di belakang kasus-kasu gereja ilegal itu. "Jadi dia balas dendam terhadap FPI", katanya.
Saat ditanya tentang kemungkinan terjadinya konflik horizontal di Jakarta, Munarman menepisnya. "Tidak...tidak. Kita tidak akan terprovokasi", katanya.
Munarman hanya menilai jika di balik penolakan terhadap FPI itu ada unsur umat Islamnya, maka berarti mereka tergolong munafik. "Kalau pendemo itu ada yang beragama Islam berarti mereka munafik dong", ungkapnya.
Rep: Shodiq Ramadhan
M.DARAJAH ALI
2012-02-19 08:33:55mas robie
2012-02-18 08:29:58gain@@
2012-02-17 16:09:13muzayyin
2012-02-13 16:30:51Indo Dayak Moeslim
2012-02-12 14:15:141






Dayak Tulen
2012-02-22 10:39:41