• Jadikan NKRI Bersyariah Agar Aparat Lebih Sigap Tangkal Bahaya Maksiat
  • Rugi Besar Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
  • Promotor Konser Lady Gaga Cari Duit Buat Bayar Hutang?
  • Tolak Lady Gaga, GUMAM Temui Divhumas Mabes Polri
  • FUI Ajak Masyarakat Persiapkan Aksi Sejuta Umat Tolak Lady Gaga
  • Newsticker

    Munarman: Teras Narang Balas Dendam!

    Shodiq Ramadhan | Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:15:11 WIB | Hits: 4218 | 6 Komentar
    Share |

    Jakarta (SI ONLINE) - Penolakan ratusan orang Suku Dayak terhadap kedatangan empat pengurus pusat Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya menuai kecaman keras dari Direktur An-Nashr Institute Munarman. Ia menilai penolakan terhadap kedatangan pengurus pusat FPI merupakan bentuk balas dendam Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang terhadap Islam.

    Ketua FPI Bidang Nahi Munkar itu mensinyalir ada upaya sitematis untuk melakukan penolakan itu yang diduga dilakukan oleh Teras Narang. Ini ditunjukkan dengan adanya keterlibatan kerabat Teras Narang, Yansen A Binti, dalam memprovokasi Suku Dayak untuk menolak FPI. Munarman memposisikan Teras Narang sebagai Kafir Harbi.

    "Teras Narang itu harus kita posisikan dulu statusnya. Kalau menurut fikih Islam dia itu kafir harbi", kata Munarman saat ditemui Suara Islam Online di kantor MER-C, Jakarta, Sabtu (11/2/2012).

    Permusuhan Teras Narang terhadap Islam, diduga Munarman sebagai balas dendamnya terhadap sejumlah kasus di Jabodetabek. Mantan Direktur YLBHI itu menduga Teras Narang melihat dengan salah kasus Ciketing di Bekasi dan GKI Yasmin di Bogor. Teras Narang mungkin melihat ada peran FPI di belakang kasus-kasu gereja ilegal itu. "Jadi dia balas dendam terhadap FPI", katanya.

    Saat ditanya tentang kemungkinan terjadinya konflik horizontal di Jakarta, Munarman menepisnya. "Tidak...tidak. Kita tidak akan terprovokasi", katanya.

    Munarman hanya menilai jika di balik penolakan terhadap FPI itu ada unsur umat Islamnya, maka berarti mereka tergolong munafik. "Kalau pendemo itu ada yang beragama Islam berarti mereka munafik dong", ungkapnya.

    Rep: Shodiq Ramadhan


    Komentar

    Dayak Tulen

    2012-02-22 10:39:41
    Kok bisa2nya ya gubernur di wilayah yang mayoritas penduduknya masih orang Islam kok bikin Gereja terbesar di kalimantan? itu uang dari mana gub? segera lengserkan si teras narang? ganti dengan Gubernur yang Muslim dan membela umat Islam. dijamin umat non

    M.DARAJAH ALI

    2012-02-19 08:33:55
    kalau suku dayak masih nak nentang seperti itu kita . ap lagi niat kita baik sampai tenda maulid nabi di kalteng di bakar ... kita perani aja gubernur kalteng dan suku dayak ... allahu akbar allahu akabar ........

    mas robie

    2012-02-18 08:29:58
    bu / politikus jgn adu domba org islam.hidup FPI

    gain@@

    2012-02-17 16:09:13
    fpi bukan organisasi lemah..tapi jika berda'wah pasti dengan santai dahulu(tidak mudah terprovokasi,meminta polisi yg mengusut,instansi terkait yg mengusut)jadi makin salut sama jalan da'wahnya..maju truus fpi

    muzayyin

    2012-02-13 16:30:51
    sekarang ini banyak sekali orang munafik karna kepentingan dunia,, ngaku islam tp kelakuannya lebih dari orang kafir

    Indo Dayak Moeslim

    2012-02-12 14:15:14
    Sebenarnya mereka (pemerintah setempat) takut kalau FPI hadir di kalteng kebobrokan mereka selama ini terbongkar. terutama masalah ketidak adilan dalam masalah pembangunan fasilitas keagamaan.. Tanyakan sama orang kalteng,. bagaimana program dia membangu

    1
    Kirim Komentar
    Nama
    Email
    Komentar
     
    SDVQK
    Kode