
Pemuda Dayak Rasis, Mereka Tolak Kedatangan Pengurus FPI Pusat

Jakarta (SI ONLINE) - Empat orang pengurus DPP Front Pembela Islam (FPI) terpaksa turun di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Padahal tujuan utama mereka adalah ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Keempat orang itu adalah Ketua DPP FPI Habib Muchsin Al-Attas, Sekjen FPI KH Shobri Lubis, Wakil Sekjen FPI KH Awit Masyhuri dan Panglima Laskar FPI Ustadz Maman Suryadi.
Saat dihubungi Suara Islam Online, Sabtu sore (11/2/2012) Ustadz Shobri mengaku sudah turun dari pesawat di Banjarmasin. "Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya dikepung ratusan massa suku Dayak", kata Ustadz Shobri.
Rencananya, pengurus pusat FPI akan menghadiri sejumlah acara Tabligh Akbar dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Palangkaraya, Kapuas dan Sampit. Mereka juga akan melantik pengurus FPI di kota-kota tersebut.
Ustadz Shobri menjelaskan bahwa sebenarnya hubungan FPI dengan masyarakat Islam di Kalimantan Tengah sangatlah baik. Hanya memang, hubungan dengan gubernur Kalteng Agustin Teras Narang diakuinya kurang baik. "Inilah yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menolak kita", kata Ustadz Shobri.
Agenda FPI sendiri di sejumlah wilayah Kalteng akan terus berjalan. Kecuali di Palangkaraya yang terpaksa dibatalkan. Rombongan pengurus FPI masih akan terus menunggu situasi. Bagaimana sikap FPI?. "Ya, sebentar lagi FPI akan keluarkan pernyataan sikap", kata Ustadz Shobri.
Sebelumnya diberitakan Gerakan Pemuda Dayak Indonesia Kalimantan Tengah (GPDI-KT) dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menolak rencana pembentukan organisasi Fron Pembela Islam (FPI) di wilayah Kalteng.
Penolakan itu disampaikan Ketua Umum GPDI-KT Yansen A Binti, melalui Surat No 09/GPDI-KT/II/2012 tertanggal Kamis (9/2/2012), perihal penolakan terhadap kehadiran FPI di Tambun Bungai. Dalam surat itu berisi, penolakan ini atas instruksi lisan dari Ketua Umum DAD Kalteng Sabran Achmad, yang secara tegas menolak dan tidak setuju atas kehadiran FPI di Kalteng.
Hari ini, seperti diberitakan Tribunnews.com, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, akhirnya turun ke Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalteng. Kedatangan Teras, untuk menenangkan ratusan massa Dayak yang sejak kemarin melakukan aksi penolakan terhadap Pembentukan Front Pembela Islam (FPI) di Kalteng.
Bukan hanya Gubernur Kalteng yang datang ke bandara, tetapi termasuk Kapolda Kalteng, Brigjen Pol Damianus Jackie, pun turun ke Bandara Tjilik Riwut untuk pengamanan aksi unjuk rasa di Bandara terbesar di Kalteng tersebut.
Rep: Shodiq Ramadhan
hamba allah
2012-02-13 10:24:46Ama
2012-02-12 09:35:32Annas
2012-02-11 22:47:35RURI
2012-02-11 22:40:59RURI
2012-02-11 22:39:48elramadhan
2012-02-11 22:22:40KARADENAN SEJATI
2012-02-11 22:10:50laskar pembela islam
2012-02-11 21:16:36Jung Hae Won
2012-02-11 19:39:211 2






al afan
2012-02-22 10:45:18