• Jangan Ragu, Saatnya Islam Memimpin
  • Sekjen FUI Nasehati Mendagri Agar Tak Langgar Hukum Allah, Tuhan YME
  • API Jabar Minta Perda Anti Miras Dipertahankan
  • Komnas HAM, Aktor di Balik Pencabutan Perda Anti Miras?
  • Ketua MUI: Komnas HAM Berpihak Pada Pemabuk
  • Newsticker

    Ketum PBB Ragukan KPU Independen

    Shodiq Ramadhan | Sabtu, 28 Januari 2012 | 10:47:03 WIB | Hits: 190 | 0 Komentar
    Share |

    Jakarta (SI ONLINE) - Tim seleksi dan metode seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak jelas membuat Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) H MS Kaban meragukan independensi pelaksanaan pemilu 2014 mendatang.

    "Saya sangat meragukan seleksi Pansel pelaksana pemilu akan menghasilkan orang yang independen", kata MS Kaban, dalam pidato sambutan pembukaan Mukernas II PBB di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (27/1/2012)

    Kaban menilai Pemilu 2014 mendatang tidak akan lebih baik dari Pemilu 2009 lalu. Sementara Pemilu 2009 lalu dia anggap sebagai Pemilu terburuk sepanjang serang Pemilu di Indonesia. "Dalam sejarah Indonesia, Pemilu 2009 adalah Pemilu terburuk", katanya.

    Mengapa Kaban berkata demikian?. "Silahkan baca UU Pemilu tahun 2011 yang cenderung hipokrit", Jawab Kaban.

    UU Pemilu tahun  2011, lanjut Kaban, tidak memiliki perubahan yang signifikan dibandingkan dengan UU Pemilu tahun 2008. Salah satu contohnya, anggota KPU boleh dari Parpol, tetapi orang tersebut harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari Parpolnya. "Ini ketentuan yang banci", ungkap Kaban.

    Menyinggung soal ambang batas parlemen (PT), Kaban menantang jika hal itu dimaksudkan untuk menyederhanakan partai, mestinya angkanya harus 15%, bila itu dianggap kurang bisa 20%.

    "Coba kalau PT 15% saya kira tidak akan ada partai yang lolos. Atau kalau kurang ya 20%", katanya disambut tawa para hadirin.

    Menurut Kaban, jika yang diinginkan adalah efektifitas, maka yang perlu disederhanakan adalah fraksinya, bukan partainya. Dengan demikian tidak ada suara rakyat yang terbuang. Partai-partai yang tidak lolos PT bisa menggabungkan suaranya ke fraksi yang ia kehendaki.

    PBB, kata Kaban, dalam Mukernas kali ini akan merumuskan strategi pemenangan Pemilu dengan asumsi dasar bahwa Pemilu 2014 bakal berlangsung dengan kecurangan. Itu bila Pemilu bakal berlangsung 2014, Sebab Kaban melihat Pemilu bisa tidak tahun itu.

    "Belum tentu Pemilu digelar 2014. Bisa ada percepatan Pemilu", katanya.

    Rep: Shodiq Ramadhan


    Komentar
    Belum ada komentar
    Kirim Komentar
    Nama
    Email
    Komentar
     
    uyEmJ
    Kode