• Jangan Ragu, Saatnya Islam Memimpin
  • Sekjen FUI Nasehati Mendagri Agar Tak Langgar Hukum Allah, Tuhan YME
  • API Jabar Minta Perda Anti Miras Dipertahankan
  • Komnas HAM, Aktor di Balik Pencabutan Perda Anti Miras?
  • Ketua MUI: Komnas HAM Berpihak Pada Pemabuk
  • Newsticker

    Soal GKI Yasmin, Ormas Islam dan Mendagri Sepakat Relokasi

    Shodiq Ramadhan | Kamis, 26 Januari 2012 | 16:18:40 WIB | Hits: 364 | 3 Komentar
    Share |

    Jakarta (SI ONLINE) – Pimpinan Ormas Islam dan Menteri Dalam Negeri sepakat solusi atas kasus GKI Yasmin Bogor yang telah berlarut-larut adalah dilakukan relokasi. Solusi yang hingga kini dianggap terbaik itu mencuat dalam acara Coffee Morning antara Mendagri dengan sejumlah pimpinan Ormas Islam, di Kantor Mendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2012).

    Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma’ruf Amin, hingga kini warga Curug Mekar Bogor resah dan merasa terganggu atas adanya bedeng calon gereja yang IMBnya sudah dicabut oleh Wali Kota Bogor. Selain itu, rencana pendirian GKI Yasmin itu juga belum memenuhi syarat seperti diatur dalam Peraturan Bersama Menteri (PBM), yakni harus ada 90 orang jemaat, rekomendasi FKUB, dan persetujuan warga.

    “Malah yang ada manipulasi tanda-tangan. Itulah yang membuat warga menolak”, kata Kiyai Ma’ruf.

    Sementara Ketua LPM Curug Mekar Aang Syahbana mengatakan bahwa warga sangat menyayangkan adanya manipulasi dan syarat lain yang tidak terpenuhi dari pendirian GKI Yasmin. Karena itu warga sepakat meminta pemerintah agar merelokasi rencana pendirian gereja itu. Semua itu dilakukan agar ketertiban warga dapat terjaga.

    “Kami juga minta kepada aparat untuk menertibkan agar tidak ada ibadah di trotoar dan minta agar Wali Kota tetap konsisten menyediakan tempat relokasi untuk ibadah (jemaat GKI Yasmin”, katanya.

    Aang menyampaikan bahwa saat ini warga telah resah dan tidak ingin lagi melihat jemaat GKI Yasmin beribadah di trotoar maupun di rumah jemaat karena sebelumnya gerombolan jemaat GKI Yasmin yang mayoritas para pendatang dari luar, malah mengusir warga setempat.

    Pagi ini Gamawan Fauzi mengundang sejumlah pimpinan Ormas Islam ke kantornya. Mereka yang hadir antara lain tiga orang Ketua MUI yakni KH. Ma'ruf  Amin, KH. Muhyidin Junaedi dan KH Amidhan. Hadir pula Ketua PBNU Slamet Effendi Yusuf, Ketua PP Muhammadiyah Abdul Fattah Wibisono, dan Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath. Dari Bogor hadir ketua Forkami Ustadz Ahmad Iman, Perwakilan warga Yasmin Ustadz Abdul Halim dan Ketua LPM Curug Mekar Aang Syahbana.

    Rep: Syaiful/Shodiq


    Komentar

    Taqi Aldin

    2012-01-30 08:47:47
    @Syabab dakwah:jangan tersinggung, undangan hanya untuk pimpinan ormas, bukan pimpinan partai :d

    syabab dakwah

    2012-01-28 10:32:02
    Loh koq Ust Ismail Yusanto ga diundang sih? Beliau kan Jubir Partai Besar?

    Hasbiyallaah

    2012-01-26 16:57:47
    Yg jelas pemerintah tdk serius menangani kasus ini, krn dibiarkan terlalu lama & aturan hukum yg impoten (kalo menyangkut kepentingan non-muslim)

    1
    Kirim Komentar
    Nama
    Email
    Komentar
     
    BpfyM
    Kode