• Jangan Ragu, Saatnya Islam Memimpin
  • Sekjen FUI Nasehati Mendagri Agar Tak Langgar Hukum Allah, Tuhan YME
  • API Jabar Minta Perda Anti Miras Dipertahankan
  • Komnas HAM, Aktor di Balik Pencabutan Perda Anti Miras?
  • Ketua MUI: Komnas HAM Berpihak Pada Pemabuk
  • Newsticker

    Ketua MUI Pusat: Kasus GKI Yasmin Lama Selesainya, Karena Disiasati

    Shodiq Ramadhan | Kamis, 26 Januari 2012 | 15:00:09 WIB | Hits: 687 | 1 Komentar
    Share |

    Jakarta (SI ONLINE) - Kementrian Dalam Negeri mengundang sejumlah tokoh ormas untuk membahas persoalan GKI Yasmin, Bogor, Kamis pagi (26/1/2012). Acara yang dikemas dalam bentuk Coffee Morning itu dilaksanakan di ruang rapat Mendagri, Gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

    Hingga acara akan dimulai sejumlah tokoh Islam telah berdatangan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) diwakili oleh KH Ma'ruf Amin, KH Amidhan dan KH Muhyidin Junaedi. Sementara PBNU diwakili salah seorang ketuanya, Slamet Efendi Yusuf, sedangkan PP Muhammadiyah diwakili oleh Abdul Fattah Wibisono. Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath, Ketua Forkami Ahmad Iman, perwakilan GARIS, Perwakilan Kapolresta Bogor yang juga turut diundang hadir lebih awal. Tamu yang hadir belakangan adalah perwakilan LPM Curug Mekar, bogor.

    Sementara Front Pembela Islam (FPI) yang juga ada dalam daftar undangan perwakilannya belum nampak hadir. Sedangkan Persekutuan Gereja-geraja di Indonesia (PGI) menurut informasi yang diterima Suara Islam Online, menyatakan tidak hadir.

    Dalam bincang-bincang ringan sebelum Coffee Morning dimulai, Ketua MUI Pusat KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa persoalan GKI Yasmin ini memang ceritanya bakal panjang. Sebab persoalan GKI Yasmin  tidak utuh persoalan aturan (hukum), tetapi ada usaha mempolitisir. "(Persoalan) Ini tidak bisa cepat (selesainya). Ya karena disiasati oleh mereka (GKI Yasmin)", kata Kiyai Ma'ruf.

    Menurut Kiyai Ma'ruf, persoalan ini akan selesai bila GKI Yasmin mau direlokasi. Usulan itu, kata anggota Wantimpres itu, juga sudah dikomunikasikan dengan Gamawan Fauzi. "Gamawan sudah ngomong sama saya, solusinya ya relokasi", kata Ketua Dewan Musytasar PKNU itu.

    Ketua Forkami Ustadz Ahmad Iman juga memberikan banyak informasi tentang perkembangan kasus GKI Yasmin. Para tokoh Islam banyak yang bertanya tentang kiprah Lily Wahid dalam membela  GKI Yasmin. Dijelaskan oleh Ahmad Iman bahwa sesungguhnya Lily Wahid tidaklah memahami secara utuh persoalan GKI Yasmin dan Perda di Jawa Barat yang melarang penggunaan trotoar untuk kegiatan ibadah.

    "Lily Wahid datang memaki-maki warga Yasmin, katanya warga melarang orang lain beribadah. Padahal Lily ini tidak tahu persoalan hukum GKI Yasmin dan Perda di Jawa Barat tentang penggunaan trotoar", jelas Ahmad Iman.

    Rep: Shodiq Ramadhan



    Komentar

    Hasbiyallaah

    2012-01-26 17:02:59
    Solusi relokasi ya tinggal solusi kalo ndak pake kekuatan aparat utk melaksanakannya,.. menggusur rmh rakyat kan bisa cepat ?!!!

    1
    Kirim Komentar
    Nama
    Email
    Komentar
     
    tKU1h
    Kode