Aleppo Ditaklukkan, Perang Suriah Berakhir?

 

Pasukan rezim Suriah didukung Rusia menaklukkan Aleppo. Pembantaian terus berlangsung. Evakuasi pejuang oposisi dan warga sipil berlangsung kontroversial. Apakah konflik Suriah segera berakhir..? Aleppo yang terus digempur pasukan rejim Bashar Assad dengan dukungan Rusia, akhirnya menyerah. 
 
Kelompok oposisi  akhirnya menyerah dalam pertempuran di Kota Aleppo Timur dan sepakat untuk melakukan gencatan senjata dengan pemerintah Suriah. Penyerahan diri tersebut terjadi setelah militer Suriah dibantu Rusia berhasil menguasai sebagian besar wilayah kota tersebut.
 
Pertempuran di Aleppo berakhir setelah pasukan oposisi sepakat mundur lewat gencatan senjata, Selasa (13/12). Perang di Aleppo telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan berbagai naik turunnya operasi ofensif.
 
Para pasukan oposisi dan keluarga mereka, bersama dengan warga sipil akan keluar dari kota. Gencatan senjata telah dibahas oleh Turki dan Rusia. Anehnya Amerika tidak terlibat. 
"Dalam beberapa jam terakhir kami menerima informasi bahwa aktivitas militer di Aleppo timur sudah berakhir, perang sudah berakhir," kata Duta besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin pada DK PBB. Ia menegaskan pemerintah Suriah mengambil kendali atas wilayah tersebut.
Ini menjadi salah satu perang terburuk antara oposisi,  pasukan Assad dan kekuatan internasional. Perang berakhir dengan kemenangan pasukan Bashar al Assad dan koalisinya, militer Rusia, Iran dan militan Syiah regional.
 
Pejabat oposisi mengatakan pertempuran berakhir pada Selasa malam. Seorang sumber militer pro-Assad mengatakan evakuasi pasukan akan dimulai Rabu subuh. Reporter Reuters di Aleppo melaporkan tidak ada lagi pengeboman terdengar.
Mundurnya pasukan oposisi akan dimulai pada Rabu pagi. Meski demikian, pertempuran Suriah masih jauh dari akhir. Pejuang pembebasan Suriah masih punya kantong-kantong kuat di daerah lain. Apalagi ISIS telah mengambil alih kota kuno Palmyra pekan ini.

Selengkapnya baca Tabloid SUARA ISLAM edisi 224