Muslimah, Jangan Ubah Cantikmu

Minggu, 10 Januari 2016 - 01:18 WIB | Dilihat : 2094
Muslimah, Jangan Ubah Cantikmu Ilustrasi: Muslimah Berhias
SI Online - Tampak cantik merupakan dambaan setiap wanita. Tak sedikit wanita yang rela mengeluarkan kocek besar demi mempercantik diri. Mulai dari penggunaan masker wajah, pelembab, serum, serta treatment yang mesti dilakukan wanita step by step hingga perawatan salon dan klinik kecantikan. 
 
Islam tidak melarang kaum wanita untuk tampil cantik, bahkan hal itu sangat dianjurkan bila di hadapan suami. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar cantiknya kaum wanita muslimah tidaklah menjadi dosa dikarenakan tasyabuh atau meniru kebiasaan kaum jahiliyah pada zaman dahulu.
 
Dalam upaya mempercantik diri, berikut beberapa hal yang harus dihindari, diantaranya :
 
Cemara
 
Cemara atau memanjangkan / mempertebal rambut dengan menambahinya dengan rambut lain hukumnya haram dalam Islam. Sama hal nya dengan memakai wig, sanggul palsu atau sambung rambut (hair extension). Hal ini ditegaskan dalam sebuah hadits Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wasallam,
 
"...., Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengutuk perempuan yang memasang cemara dan minta dipasang cemara." (HR.Bukhari)
 
Dan pada hadits lain disebutkan,
 
"Dari Jabir ra. Mengatakan , Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam melarang wanita menyambung rambut kepalanya dengan apapun juga." (HR.Muslim)
 
Mencukur Alis
 
Banyak wanita yang tidak puas dengan kondisi fisiknya. Dan untuk menutupi kekurangan tersebut, make up menjadi solusi memperindah penampilan, terutama wajah. Tidak hanya bermake up, kebanyakan dari mereka bahkan mencukur sebagian atau seluruh alisnya untuk mendapatkan hasil yang menurut mereka sempurna, padahal menghilangkan bulu alis atau sekedar menipiskannya adalah haram hukumnya. Ini ditegaskan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wasallam dalam sabdanya:
 
"Allah Subhanahu wa ta'ala mengutuk perempuan-perempuan pentato dan mereka yang minta ditato, perempuan yang mencukur alis dan mereka yang minta dicukur alisnya, perempuan-perempuan yang mengikir giginya agar lebih indah dan mereka yang mengubah ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala." (HR.Tujuh perawi)
 
Dalam hadits tersebut jelas dilarang, bahkan Allah Subhanahu wa ta'ala mengutuk perempuan-perempuan yang sengaja mengubah ciptaan-Nya, salah satunya yaitu dengan mencukur alis.
 
Tato
 
Di zaman modern ini, tato tidak hanya dipakai di bagian tubuh oleh kebanyakan laki-laki. Parahnya, tato sekarang juga digunakan oleh sebagian wanita di bagian wajah yaitu alis. Selain mencukur alis, pentato dan yang minta ditato juga haram hukumnya. Hal ini telah dijelaskan juga pada hadits di atas.
 
Mengubah Ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala
 
Banyak cara di zaman modern ini yang dapat dilakukan oleh para ahli kecantikan untuk mengubah ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala, salah satu contoh lainnya ialah dengan operasi plastik. Jelas hal ini dilarang oleh Islam. Selain karena mengubah ciptaan Allah, hal ini juga bukti bahwa mereka telah kufur atas nikmat yang telah Allah Subhanahu wa ta'ala berikan. Padahal untuk tampil cantik, wanita tidak harus mengubah bagian-bagian dari tubuh. Cukup dengan menebar senyum dan bersikap ramah serta tulus terhadap orang-orang yang ditemui.  Jika tidak puas dengan itu, bolehlah ditambah polesan make up agar wajah terlihat cerah, tapi tetap harus diingat, tidak boleh tasyabuh dan mengubah ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala.
 
(Maria Firdaus)

 

0 Komentar