Menghilangkan Sifat Pemalu

Senin, 11 November 2013 - 07:07 WIB | Dilihat : 11938
Menghilangkan Sifat Pemalu Ekspresi rasa malu (ilustrasi)

Diasuh oleh:
Bune Sukma Prawitasari, S.Psi, M.Psi., Psikolog
Dosen Output Character Building UII Yogyakarta
Pimpinan EePyC Consultant (Education & Empowerment Psychology Centre)


Assalamualaikum. Gimana cara menghilangkan sifat pemalu bu? Maaf saya bertanya lagi, sekarang setelah lulus sekolah saya masih menganggur. Saya harus kerja lalu menabung dulu agar bisa kuliah tahun depan. Terus terang saja dengan status pengangguran itu orang/masyarakat akan cenderung mempersepsikan negatif kepada kita. Sedangkan kita ingin berteman, bersosialisasi, berbagi kepada mereka. Jadi, bagaimanakah mengubah persepsi negatif/buruk orang lain itu, yang membuat kita merasa minder/malu otomatis kita malas bersosialisasi?terima kasih

Uda


Waalaikumsalam warahmatullah

Kenapa harus dihilangkan?
pemalu itu salah satu sifat yang harus kita miliki.

Manusia istimewa bernama Muhammad (rasulullah) adalah orang yang pemalu.
bahkan sangat malu saat gigi gerahamnya terlihat di saat beliau tertawa.
malu itu HANYA HARUS diletakkan pada tempat yang TEPAT saja.
saat kita harus menyampaikan hal yang benar....menyampaikan ilmu.....mempresentasikan ide....menjalin pertemanan,
kita harus meminimalisirnya dan MEMAKSA diri kita untuk tampil.

MEMAKSA diri itu adalah --trik-- untuk menghentikan dag dig dug....nervous...dan pikiran-pikiran malu, agar kita mendorong diri kita untuk tampil.
Tentang masa menganggur ini.
Ya carilah kerja.
buktikan kalau dirimu bukan seperti yang mereka kira,

Minimal, saat bersosialisasi kini, orang mengenalmu sebagai ORANG yang SEDANG mencari kerja.
orang yang bersunggguh-sungguh cari kerja, BUKAN pengangguran.
Tidak ada yang negatif dari orang yang sedang berusaha bersungguh-sungguh mencari kerja.









 

1 Komentar