Menghilangkan Kecanduan Video Porno

Kamis, 21 Maret 2013 - 15:16 WIB | Dilihat : 18584
Menghilangkan Kecanduan Video Porno

Diasuh oleh:
Bune Sukma Prawitasari, S.Psi, M.Psi., Psikolog
Dosen Output Character Building UII Yogyakarta
Pimpinan EePyC Consultant (Education & Empowerment Psychology Centre)

Assalamualaikum,
Bune, maaf saya gak bisa sebutkan nama saya, karena saya malu tentang ini : Awalnya ini gara-gara saya beli HP second..dan eeh didalamnya ada video singkat (4 menit) Miyabi. Kok sejak itu saya jadi kecanduan dengan ‘bokep’ ya, Bun? Tentu saja saya sembunyi-sembunyi. Bisa dihajar sama Bapak dan Ibu kalau samapai ketahuan saya punya video bokep. Tapi sumpah bune, saya tidak ingin sampai memperkosa, atau amit-amit masturbasi. Saya cuma penasaran, dan kalau sudah lihat video bokep..rasanya ada ketenangan dan kelegaan sendiri. Saya ingin banget lepas dari kecanduan ini, kira-kira saya harus gimana bune?


Waalaikumsalam, remajaku yang sedang ingin bertaubat.

Pornografi saat memang semakin mudah diakses. Untuk remaja, rasa penasaran kalian pasti jauh lebih besar. Untuk yang belum pernah melihat video/gambar/buku porno, bune sarankan TIDAK melihatnya.

Lebih baik, alihkan rasa penasaran (penasaran tentang aktivitas seksual/ dunia seksual) kalian dengan berdialog kepada orang dewasa yang dapat memberikan informasi secara baik kepada kalian. Ke Bune juga boleh….atau ke guru yang dapat kalian percaya. Insya Allah bune akan jawab pertanyaan kalian.

Nah, untuk yang terlanjur sudah pernah menonton/melihat media pornografi, menyimpannya di HP/ laptop/ sembunyikan di kolong ranjang (majalah)...^,^ Ayolah segera MUSNAHKAN ya sayang. Delete, atau bakar (kalau cuma dibuang..nanti majalahnya dilihat orang).

Selanjutnya, niatkan pada diri kita untuk tidak mau menyentuh media serupa. Kalau terlanjur kecanduan dan SULIT mengendalikan keinginanmu untuk menikmati media porno tersebut, jangan ragu untuk minta tolong.

Minta tolonglah kepada orang yang bersedia menjaga aibmu, sekaligus memberikan solusi padamu. Juga bersedia mendampingimu sampai lepas dari kecanduan pornografi.

Bune berharap hubunganmu dengan ortu baik, sehingga ortu dapat mendampingimu untuk lepas dari kecanduan tersebut.

Sembari kita melepaskan diri dari media pornografi, sibukkan diri kita kepada aktivitas yang mendekatkan diri pada Allah Swt. Berkumpulah dengan orang-orang shalih. Imbangipula dengan aktivitas yang menyehatkan fisik dan kreatifitasmu.

Semuanya berproses.
Semuanya memerlukan kesungguhan.
Semuanya memerlukan action.
dan terkadang, kita memang membutuhkan bantuan dari orang lain.

Pornografi juga sangat merusak OTAK lho. Baca deh link berikut ini : http://raapramuja.wordpress.com/2012/05/22/bahaya-pornografi-sesungguhnya-secara-detail-yang-

Sebagai remaja Islam yang smart, kita juga diperintahkan untuk menghindari pornografi.

Ada kisah Dari Mu’awiyah ra. berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda:  “Sesungguhnya jika engkau mengikuti aib-aib orang lain, maka aib-aib tersebut akan merusak mereka, atau engkau yang akan merusak mereka.” (THR. Ibn Hibban)
 
Maka benda-benda seperti majalah, video porno akan  menjadi wasilah (sarana) bagi tersampaikannya aib orang lain (aurat, perzinahan), alias menjadi wasilah bagi terjadinya keharaman. Karena itu, berlakulah atasnya kaidah: al-wasîlah ilâ al-harâm muharramah (hal yang mengantarkan kepada keharaman adalah haram). Bune yakin, niatmu untuk bertaubat penuh dengan kesungguhan.

Semoga langkahmu dipermudah untuk menjadi remaja yang disayang Allah swt ya Nak.

Wassalamualaikum

1 Komentar