Pelajar Kota Yogyakarta Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan

Kamis, 18 Februari 2016 - 20:27 WIB | Dilihat : 1885
Pelajar Kota Yogyakarta Gelar Aksi Peduli Kemanusiaan Aksi Peduli Kemanusiaan Pelajar yogyakarta, Selasa (16/02)

 

Atas nama kemanusiaan, Pelajar Kota Yogyakarta gelar Aksi Peduli Kemanusiaan. Hal ini berkaitan dengan maraknya propaganda lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau yang sekarang ini sering disingkat LGBT. 
 
Dengan ratusan basis masa, para pelajar menggunakan hak-hak berbicara dan berpendapatnya dengan berorasi ditengah hiruk pikuk keramaian nol kilometer pada hari Selasa, 16 Februari 2016. Pusat acara ini ialah menyerukan orasi ditengah perempatan yang dikawal oleh KOKAM Daerah Yogyakarta, KOKAM Cabang Mantrijeron, dan POLRESTA Kota Yogyakarta. Tak hanya kalimat-kalimat kemanusiaan yang terserukan, tetapi peserta aksi juga menyebarkan buletin, poster, dan sticker kemanusiaan. 
 
Hal yang menarik dari acara ini adalah penandatangan petisi peduli kemanusiaan oleh warga Kota Yogyakarta yang menunjukkan bahwa kemanusiaan harus diselamatkan dari unsur propaganda LGBT. Partisipasi tak hanya datang dari warga Indonesia, seorang warga negara asing juga ikut menandatangani petisi tersebut. 
 
Seusai orasi, acara dilanjutkan dengan aksi doa dan dzikir kemanusiaan bersama seluruh jamaah Masjid Gedhe Kauman yang dipimpin oleh koordinator acara.
 
 
“Kaum LGBT merupakan kaum yang harus kita selamatkan, bukan malah didiskriminasi karena mereka mempunyai hak-hak yang sama dengan kita dan telah diatur dalam undang-undang, kita harus membimbing dan menyelamatkan mereka agar kembali ke fitrahnya sebagai manusia,” tandas Hidanul Achwan sebagai koordinator acara tersebut. 
 
Lebih terang, LGBT merupakan suatu fakta, akan tetapi propaganda LGBT harus secara tegas ditolak karena berseberangan dengan moral seluruh agama yang nilainya konstan dan secara khusus falsafah bangsa yakni Pancasila. 
 
[M. Arsyad Arifi]
 
0 Komentar