Muhammadiyah akan Buka Kampus di Malaysia dan Thailand

Sabtu, 10 Desember 2016 - 23:08 WIB | Dilihat : 2618
Muhammadiyah akan Buka Kampus di Malaysia dan Thailand Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir. [foto: setkab.go.id]

 

Surabaya (SI Online) - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah bakal membuka kampus di luar negeri, utamanya wilayah Asia Tenggara yakni di Malaysia serta Thailand yang menjadi target awal keberadaan kampus tersebut.
 
Rencana ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir usai pelantikan Sukadiono sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya untuk periode kedua 2016-2020, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/12).
 
"Ini era MEA, era perdagangan bebas. Kalau kita (Indonesia) defensif akan menjadi serbuan pihak asing, sebagai pasar untuk bidang ekonomi maupun pendidikan. Karena itu, paradigma harus diubah ke ofensif," kata Haedar.
 
Menurut Haedar, pengalaman dan kemampuan Muhammadiyah selama ini dalam mengelola perguruan tinggi menjadi salah satu latar belakang.
 
"Muhammadiyah sudah menjajaki peluang untuk memanfaatkan kesempatan di sana (Asia Tenggara). Dan akan menempatkan kampus di sana. Malaysia dan Thailand menjadi awal keberadaan lembaga pendidikan Muhammadiyah di manca negara," rincinya.
 
Ditanya soal anggaran pembelian lahan dan pembangunan kampus di negara orang, Haedar memastikan keuangan organisasi yang dipimpinnya mampu. Terlebih Muhammadiyah juga berpengalaman membangun perguruan tinggi yang besar.
 
Haedar menjelaskan, ada dukungan anggaran PP Muhammadiyah. Selain itu, juga dukungan dari konsorsium antar-Universitas Muhammadiyah di Indonesia. Pola konsorsium untuk menentukan persentase penyertaan investasi sudah ada dan biasa diterapkan.
 
"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang mempunyai sejarah dan kerajaan-kerajaan yang besar. Salah satu contohnya Kerajaan Sriwijaya. Indonesia jangan hanya menjadi negara konsumen, namun harus menjadi produsen," katanya.
 
Selain berencana membangun kampus di luar negeri, pembangunan kampus serta sekolah juga dilaksanakan Muhammadiyah di Indonesia Timur atau wilayah pelosok lainnya.
 
red: shodiq ramadhan
sumber: antara
 
0 Komentar