Potret Buram Pendidikan Sekuler

04 April 00:36 | Dilihat : 1297
Potret Buram Pendidikan Sekuler Ilustrasi

Kasus kriminal seperti tawuran, narkoba dan pergaulan bebas masih tetap marak di kalangan generasi muda. Lebih dari itu, saat ini ramai diperbincangkan kasus pedofilia melalui akun Facebook Official Loly Candy's 18+ yang melibatkan beberapa anak usia sekolah menengah. Sebut saja DF alias TK alias DY (17) dan SHDW Alias SH DT (16), mereka berdua menjadi tersangka pelaku kasus pedofilia. (Tempo.co)

Sungguh miris merekam potret buram kondisi anak zaman sekarang, mereka yang seharusnya menjadi roda penggerak kemajuan bangsa, kini hanya menjadi roda penggerak kehancuran bangsa. Mereka hanyalah sebagai korban kegagalan sebuah sistem pendidikan di Negara kita.

Seorang praktisi pendidikan, Ustadz Aasasballah saat ditemui voa-islam.com pada Ahad (26/3), mengatakan bahwa di Indonesia saat ini sudah terjadi sekularisasi kurikulum. 

Sekularisasi kurikulum tersebut diantaranya membebaskan kurikulum dari muatan Islam, membuat kurikulum cenderung kepada kedamaian dan toleransi, penguatan HAM dan kesetaraan gender, penghapusan budaya Islam dan kepribadian Islam (misal: jihad), menyelaraskan kurikulum dunia Islam dengan kurikulum barat, kurikulum fokus hanya pada menghafal informasi dan pengulangan, mereduksi isu 'Terorisme dan Radikalisme'.

Selain itu, banyak tersebar buku-buku dengan konten yang tidak mendidik yang masuk ke berbagai jenjang pendidikan, termasuk SD. Walhasil, lahirlah generasi yang hedonis, individualis dan materialis. Jika ini dibiarkan, maka tentulah berbahaya bagi generasi muslim. Karena sudah jelas bahwa pendidikan sekuler benar-benar menjauhkan Islam dari kehidupan, gagal membentuk kepribaian peserta didik, gagal memanusiakan manusia, gagal mencerdaskan anak bangsa, dan gagal membentuk akhlak mulia pada benak peserta didik sebagaimana tujuan pendidikan itu sendiri.

Karut marut sistem pendidikan seperti itu tentu tidak akan ditemui di dunia Islam. Pendidikan Islam akan meningkatkan kehidupan umat Islam dari segi pemikiran dan Ilmu, mencerdaskan umat dengan Islam dan mampu membentuk kepribadian yang Islami. Pendidikan Islam tentunya menjadikan Akidah Islam sebagai asas pendidikan dan sudah terbukti bahwa sistem pendidikan Islam dapat melahirkan generasi-generasi emas pada masa kejayaan Islam.

Irma Indriyani 
Mahasiswi UIN, Jurusan PAI

1 Komentar