#Selamatkan Al Quds

Jihad Pembebasan Palestina, Kewajiban Setiap Muslim

Rabu, 13 Desember 2017 - 09:19 WIB | Dilihat : 312
Jihad Pembebasan Palestina, Kewajiban Setiap Muslim Ustaz Wilyudin AR Dhani

Hal ini perlu didakwahkan kepada seluruh muslimin yang mengaku beriman, yang ingin mendapat bagian sebagai calon penghuni surga.

Allah SWT berfirman: "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 142)

Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung." (QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 35)

Kekuatan dan semangat jihad saudara-saudari kita di Palestina yang tidak kenal putus asa, harus mamacu kita untuk ambil bagian dalam jihad fii sabilillah agar Allah turunkan pertolonganNya membebaskan Al Quds Palestina dari kejahatan zionis Israel.

Ingatlah wahai saudaraku kaum muslimin yang mengaku beriman, Rasulullah pernah bersabda: “Permulaan dari perkara Islam ini adalah kenabian dan rahmat. Kemudian tegaknya khilafah dan rahmat. Kemudian berdiri kerajaan dan rahmat. Kemudian berlaku pemerintahan (kerajaan kecil-kecil) dan rahmat. Kemudian orang-orang memperebutkan kekuasaan seperti kuda-kuda yang berebut makanan. Maka (pada saat seperti itu), maka wajib bagi kalian BERJIHAD.  Sesungguhnya jihad yang paling utama (ketika itu) adalah ribath, dan sebaik-baik ribath kalian adalah di Asqalan (wilayah Palestina yang kini dalam cengkeraman penjajah Zionis Israel).” (HR. Thabrani)

Nubuah sabda Nabi s.a.w itu kini sudah terbukti, orang-orang berebut kekuasaan seperti kuda-kuda yang berebut makanan sebagaimana yang Rasulullah sabdakan. Hanya orang buta mata buta hati yang tidak mampu melihatnya.

Mu’awiyah bin Abi Sufyan berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda: “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang menegakkan agama Allah, orang-orang yang memusuhi mereka maupun tidak mau mendukung mereka sama sekali tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka. Demikianlah keadaannya sampai akhirnya datang urusan Allah.” Lalu Malik bin Yakhamir menyahut, “Mu’adz bin Jabal mengatakan bahwa mereka berada di Syam.” Kemudian Mu’awiyah berkata, “Lihatlah, ini Malik menyebutkan bahwa ia telah mendengar Mu’adz bin Jabal mengatakan bahwa kelompok tersebut berada di Syam.” [HR. Bukhari: Kitabul Manaqib no. 3369 dan Muslim: dalam Kitabul Imarah no. 3548]

Kata Rasulullah: “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berada di atas kebenaran, mengalahkan musuh-musuhnya, dan orang-orang yang memusuhi mereka tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka kecuali sedikit musibah semata. Demikianlah keadaannya sampai akhirnya datang urusan Allah.” , “Wahai Rasulullah, di manakah kelompok tersebut?” tanya para sahabat. Rasulullah menjawab, “Mereka berada di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis (palestina).”

Jika dikatakan dalam hadits itu “senantiasa ada sekelompok umatku yang menegakkan agama Allah”, maka dapat dipahami bahwa apapun kondisi yang menimpa Palestina, penduduknya akan tetap di sana untuk menegakkan agama Allah.

Akankah kita hanya jadi penonton dan komentator bahkan sinis terhadap jihad saudara-saudara kita di bumi Palestina, dengan alasan palestina bukan negeri kita, dan bukan urusan kita?

Bumi Palestina adalah bumi para syuhada', tercurah darah para syuhada', yang di dalamnya terdapat Masjidil Aqsha tempat suci ketiga setelah Masjidil Haram dan masjid Nabawi.

Adalah kewajiban kita kaum muslimin yang beriman untuk membebaskannya dari penjarahan, penjajahan dan penguasaan bangsa yang paling dzalim di muka bumi ini, yakni  Zionisme keturunan Israel.

Mari kita bantu saudara kita para mujahidin Palestina, dgn segala upaya yang kita mampu, yang kita punya, yang kita bisa lakukan dari negeri kita yang jauh dari sana, agar Allah saksikan kita sebagai bagian dari mujahid yang syahid di jalan Allah.

Bukankah Rasulullah bersabda, “Orang-orang yang memusuhi mereka tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka, kecuali sedikit musibah semata".

Rasulullah s.a.w bersabda, dalam hadits Qudsi Allah berfirman yang artinya: 

"Demi kekuasaan dan keagunganKU, Aku akan membalas orang yang dzalim segera atau dalam waktu akan datang. Aku akan membalas orang yang melihat orang-orang yang didzalimi, sedang ia bisa mencegahnya, tapi ia tidak tergerak untuk menolongnya. (Hr.Ahmad).
 
Barangsiapa berpihak bersama seorang penguasa yang dzalim untuk mendukungnya, sedang ia tahu bahwa seorang penguasa itu dzalim, maka dia itu telah keluar dari Islam. (HR. Ahmad & at Thabraini)

Semoga Allah turunkan kekuasaanNYA dengan mengirimkan pasukan langit untuk hancurkan dan binasakan kaum Israel di bumi Palestina dan di seluruh muka bumi ini. Aamiin. 

Wilyudin A.R.Dhani 
Wakil Ketua Dewan Da'wah Kota Bogor

0 Komentar