Stop Politisasi Dagang Radikalisme dan Toleransi

04 Mei 10:11 | Dilihat : 908
Stop Politisasi Dagang Radikalisme dan Toleransi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dahnil Anzar Simanjuntak 
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

 

Karangan bunga yang tidak jelas itu sama dengan akun-akun buzzer alias tuyul sosmed di media sosial.  Tujuannya adalah membangun stigmatisasi dan tuduhan kepada kelompok yang lain adalah radikalis  dan stigma-stigma.

Mendukung Kapolri untuk lawan radikalisme itu baik dan penting. Namun catatan saya adalah, masalah utama negeri kita saat ini adalah tidak hadirnya keadilan hukum dan ekonomi. Ketika, penegak hukum berlaku tidak Adil maka disitu benih radikalisme mudah lahir. Ketika kebijakan ekonomi melahirkan ketimpangan, politik yang tak berkeadilan maka disitu benih radikalisme mudah lahir.

Jadi, stop politisasi dan dagang radikalisme dan toleransi. Karena mayoritas Rakyat Indonesia itu pasti anti radikalisme dan merawat Toleransi yang otentik.

Saran saya "para anonymous" itu jangan kirim karangan bunga, tidak produktif dan mubazir. Kirim saja dukungan dalam bentuk bunga hidup. Akan kelihatan indah. Karena bisa menghiasi Mabes Polri bahkan bisa membantu mendorong gerakan lawan perubahan iklim, dan penghijauan itu lebih bermamfaat. []

1 Komentar