JPU dan Majelis Hakim Kasus Ahok Harus Tegas dan Adil

11 April 09:10 | Dilihat : 1290
JPU dan Majelis Hakim Kasus Ahok Harus Tegas dan Adil Willyuddin Abdul Rasyid Dhani saat bersaksi dalam kasus penistaan agama

Pelaksanaan sidang pembacaan tuntutan pada Selasa, 11 April 2017 dan sidang lanjutannya untuk menunggu keputusan hakim terhadap terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok), semoga para jaksa penuntut dan anggota majelis hakim berani bertindak tegas, dan takut hanya kepada Allah, memberikan tuntutan semaksimal mungkin. Sebab jika menurut hukum Allah dalam QS. 5:33 hukuman bagi yang menghina (memusuhi) Allah & Rasul-Nya adalah di pancung atau disalib. 

Allah SWT berfirman:

اِنَّمَا جَزٰٓؤُا الَّذِيْنَ يُحَارِبُوْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَيَسْعَوْنَ فِى الْاَرْضِ فَسَادًا اَنْ يُّقَتَّلُوْۤا اَوْ يُصَلَّبُوْۤا اَوْ تُقَطَّعَ اَيْدِيْهِمْ وَاَرْجُلُهُمْ مِّنْ خِلَافٍ اَوْ يُنْفَوْا مِنَ الْاَرْضِ  ؕ  ذٰ لِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِى الدُّنْيَا وَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيْمٌ  

"Hukuman bagi orang-orang yang memerangi Allah dan rasul-Nya dan membuat kerusakan di bumi, hanyalah dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau diasingkan dari tempat kediamannya. Yang demikian itu kehinaan bagi mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar." (QS. Al-Ma'idah 33)

Meskipun demikian, kaum muslimin saat ini tidak menuntut ditegakkannya hukum Allah tersebut. Jadi oleh karena itu, jika tuntutannya tidak maksimal berarti ada ketidak-adilan dan ada penyimpangan.

Keputusan para jaksa dan hakim yang mengadili Ahok, mereka akan dikenang sejarah di langit dan di bumi. Semoga skenario dari Allah yang paling adil dijalankan oleh JPU dan Majelis Hakim.

Kita akan tunggu, apakah para jaksa penuntut dan hakim ditaqdirkan sebagai bagian dari sejarah kelam keadilan di negeri ini atau justru berani membuat sejarah cemerlang demi nama baik mereka sendiri di alam dunia ini dan di atas langit sebagai penegak keadilan di negeri penduduk muslim terbesar di dunia ini. 

Allah SWT berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ بِالْقِسْطِ شُهَدَآءَ لِلّٰهِ وَلَوْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ اَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ   ؕ  اِنْ يَّكُنْ غَنِيًّا اَوْ فَقِيْرًا فَاللّٰهُ اَوْلٰى بِهِمَا ۙ  فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوٰٓى اَنْ تَعْدِلُوْا   ۚ   وَاِنْ تَلْوٗۤا اَوْ تُعْرِضُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرًا

"Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah Allah Maha Teliti terhadap segala apa yang kamu kerjakan." (QS. An-Nisa' 135)

Kita tunggu dengan terus mendoakan mereka (jaksa penuntut dan para hakim), agar tidak salah berpihak.

Semoga pesan ini bisa disampaikan pula kepada seluruh jaksa penuntut dan juga sampai kepada para majelis hakim.

Selamat berjuang para jaksa dan para hakim, malaikat dan orang-orang beriman mengawasi perjuangan kalian dalam hal ini.

Saya dan kita semua hanya bisa bernasehat kepada kalian para jaksa dan hakim semuanya, sebagaimana diperintahkan Allah.

وَّذَكِّرْ فَاِنَّ الذِّكْرٰى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ

"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin." (QS. Az-Zariyat ayat 55)

Salam ukhhwah

Saksi pelapor
Willyuddin Abdul Rasyid Dhani

0 Komentar