Kenapa Habib Rizieq belum Pulang? Ini Penjelasannya

19 Mei 17:47 | Dilihat : 8858
Kenapa Habib Rizieq belum Pulang? Ini Penjelasannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab

Nadzar Habib Rizieq vs Politik Balas Dendam

Jika Ahok kalah dalam Pilkada Jakarta, maka Habib Rizieq bernadzar bahwa beliau dan keluarga akan Umroh ke Mekkah dan Ziarah ke Madinah.

Ahok kalah tgl 19 April 2017, lalu tgl 28 April atas pertolongan Allah SWT melalui bantuan Ikhwan Dermawan, beliau sekeluarga berangkat menunaikan nadzarnya.

Tgl 5 Mei 2017 sebelum pulang ke Jakarta beliau singgah di Malaysia untuk mengurus kuliah program S3 nya di USIM yang sempat tertunda akibat kesibukan perjuangan di Indonesia.

Di Malaysia beliau nadzar kembali. Jika Ahok kalah dalam Sidang Penistaan Agama di Pengadilan, maka beliau sekeluarga akan kembali Umroh ke Mekkah dan Ziarah ke Madinah.

Tgl 9 Mei 2017, Ahok divonis dua tahun penjara. Semula beliau mau pulang dulu ke Jakarta untuk penuhi panggilan Polda Metro Jaya yang sempat tertunda karena saat itu bersamaan dengan hari keberangkatannya untuk penuhi Nadzar Umrah dan Ziarah yang pertama, sekaligus akan sampaikan protes langsung tentang pemanggilan isterinya dan keluarganya yang tidak tahu apa-apa.

Rencananya, nanti sebelum atau sesudah Ramadhan, baru akan penuhi Nadzar Umroh dan Ziarah yang keduanya tersebut.

Namun, di Malaysia beliau terkejut dapat berita dari Tim Pengacara dan Para Tokoh di Indonesia bahwa Rezim Penguasa MARAH dan MURKA dengan kekalahan Ahok di Pilkada dan Pengadilan, sehingga beliau sudah dikirimi panggilan kedua, lalu langsung diumumkan sebagai BURONAN (DPO), bahkan sudah diterbitkan SURAT PENJEMPUTAN PAKSA terkait status "SAKSI" dalam Kasus Fitnah Chat Mesum.

Ditambah lagi adanya upaya POLRI minta bantuan INTERPOL untuk cari dan tangkap Habib Rizieq di Luar Negeri, sehingga beliau jadi target bagaikan TERORIS INTERNASIONAL atau KORUPTOR KAKAP.

Selain itu disebut-sebut juga bahwa semua Kasus Rekayasa seperti Serobot Tanah Negara, Plesetan Campuracun, Penistaan Pancasila, Penistaan Anak Tuhan, Penghinaan Pejabat dan Protes Simbol PKI dalam uang kertas RI, semuanya akan diproses oleh REZIM PENGUASA sebagai POLITIK BALAS DENDAM atas Kekalahan Ahok di Pilkada dan Pengadilan.

Karenanya, beliau dan keluarga memutuskan kembali ke TANAH SUCI untuk memenuhi Nadzar Umrah dan Ziarah keduanya, sebelum ke depan ada "Halangan Besar".

Sementara beliau menunaikan Nadzar Umrah dan Ziarah keduanya, maka beliau kerahkan semua Tim Pengacara dan Pengurus FPI bersama Ormas-Ormas Islam untuk mendatangi DPR RI dan Komnas HAM serta MUI untuk perjuangan STOP KRIMINALISASI ULAMA & STOP POLITIK BALAS DENDAM.

Para Habaib dan Ulama serta Tokoh Islam dari berbagai daerah di Indonesia menyerukan agar Habib Rizieq dan Keluarga jangan kembali dulu ke Indonesia kalau hanya akan dijadikan tumbal dan bulan-bulanan POLITIK BALAS DENDAM.

Mereka minta Habib Rizieq dan Keluarga tetap di TANAH SUCI sampai betul-betul bisa pulang dengan aman dari serangan keji REZIM PENGUASA yang sedang panik dan kalap akibat JAGONYA kalah dalam Pilkada dan Pengadilan.

Namun Para Habaib dan Ulama serta Tokoh Islam tersebut tetap meminta agar dari TANAH SUCI Habib Rizeq selaku Imam Besar Umat Islam Indonesia tetap memimpin Umat Islam Indonesia melakukan perlawanan terhadap Kezaliman dan Kebathilan serta Ketidak-adilan.

Jika Rezim Penguasa terus menerus menekan Ulama dan membela Penista Agama serta menzholimi Umat Islam, maka bukan tidak mungkin Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq b Husein Syihab akan umumkan REVOLUSI PUTIH untuk NKRI dari TANAH SUCI.

Semoga Allah SWT memberi JALAN KELUAR terbaik bagi para Habaib dan Ulama serta segenap Pejuang Islam. Dan semoga Umat Islam Indonesia selalu diberi kemenangan dalam perjuangan.

Sebelum kembali ke Tanah Air, Habib Rizieq akan keliling Negara-Negara Islam menggalang dukungan untuk Umat Islam Indonesia.
Insya Allah ... Selamat Negerinya ... Selamat Rakyatnya ...

آمِينْ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

 

(Komunitas Pecinta Habib Rizieq di Haromain)

0 Komentar