Hati-hati, Enam Kesalahan Mendidik Anak Ini Bisa Berakibat Fatal

Senin, 29 Februari 2016 - 22:13 WIB | Dilihat : 3317
Hati-hati, Enam Kesalahan Mendidik Anak Ini Bisa Berakibat Fatal Ilustrasi: Mendidik Anak

SI Online - Menjadi orang tua adalah pekerjaan yang tak pernah ada hentinya. Terutama bila anak-anak masih berusia balita dan tidak memiliki khodim/khodimah. 

 
Beragam pekerjaan rumah tangga disertai mengasuh si kecil yang demikian aktif, tentu cukup menguras energi. 
 
Meski semua itu terbayar ketika kita melihat si kecil tertawa bahagia dan menggemaskan, namun adakalanya tingkah si kecil terasa sangat menjengkelkan. Jika hal itu terjadi, tentunya orang tua perlu kesabaran ekstra untuk menghadapinya.
 
Nah, agar orang tua tidak salah langkah dalam mengasuh dan mendidik si kecil, ada baiknya orang tua mengetahui beberapa kesalahan yang umum dilakukan orang tua kepada anak balitanya yang diantaranya adalah sebagai berikut:
 
1. Tidak Konsisten
 
Anak balita harus mulai belajar mengenai konsekuensi sejak awal. Ia harus mengetahui apa yang akan didapat jika tidak pergi mandi atau tidur pada waktu yang telah ditentukan. 
 
Semakin konsisten dan bisa ditebak apa yang akan ia alami jika peraturan tidak dipatuhi, semakin mudah anak diajak kerjasama. Maka buatlah rutinitas yang tetap untuk anak.

2. Terlalu Sering Menawarkan Bantuan
 
Beberapa orang tua menganggap anak balitanya masih seperti bayi yang belum mengerti banyak hal, sehingga mereka lebih sering memberi bantuan untuk segala hal.
 
Orang tua yang sering membantu anaknya akan menyabotase kemampuan anak untuk percaya pada kemampuannya sendiri. Kita harus membuat anak mampu berjuang sendiri. Tidak ada salahnya memberi pujian dan dorongan dengan mengatakan "Kamu pasti bisa melakukan ini".
 
3. Terlalu Banyak Bicara
 
Perlu diingat, anak balita bukanlah orang dewasa dalam tubuh kecil. Mereka belum paham bagaimana cara berpikir dengan logika. Jika melarang anak melakukan sesuatu, cukup beri penjelasan yang ringkas, tidak perlu bertele-tele.
 
4. Hanya Menghidangkan Makanan Khusus Anak
 
Si kecil sulit diberikan makanan orang dewasa ? Atau ia hanya mau makan makanan ringan untuk anak-anak? Hal itu bisa saja terjadi. Untuk itu ajaklah anak-anak menikmati makanan yang biasa tersedia di meja makan bersama orang tuanya. Banyak anak baru mau mencoba makanan baru jika ia melihat orang tuanya menikmati makanan tersebut.
 
5. Tidak Membatasi Jam Menonton Televisi
 
Banyak anak menghabiskan waktu untuk menonton TV, hal tersebut akan membuat anak sulit belajar. menurut studi dinyatakan bahwa anak Usia di bawah 2 tahun belum mengerti apa yg ditayangkan stasiun televisi. Untuk itu buat si anak sibuk dengan kegiatan lain, seperti membaca bersama dan kegiatan positif lainnya. Coba lakukan perbincangan dan mendengarkan agar si kecil bisa belajar berkomunikasi.
 
6. Menghentikan Rengekan Besar dengan Menuruti Anak
 
Terkadang anak merengek minta sesuatu bahkan sampai mengamuk bila permintaanya tidak dituruti. Menghadapi hal ini sebaiknya orang tua tidak langsung menuruti. 
 
Karena bila hal itu dilakukan, justru merengek akan menjadi senjata bagi anak yang akan dipraktikan lagi di lain waktu.
 
Sebaiknya biarkan ia melampiaskan emosinya, bila itu terjadi di tempat yg ramai, ajaklah ia ke tempat yg sepi. Setelah emosinya agak mereda, peluklah ia, dengan begitu ia mengerti bahwa orang tuanya tetap menyayanginya
 
(Maria Firdaus)
 
0 Komentar