Ketahui, Berikut Jenis Makanan Penambah Trombosit Saat DBD Mewabah

Jumat, 12 Februari 2016 - 00:37 WIB | Dilihat : 8951
Ketahui, Berikut Jenis Makanan Penambah Trombosit Saat DBD Mewabah Ilustrasi: Anak Menderita Demam Berdarah

SI Online - Demam berdarah sedang mewabah. Tak hanya orang dewasa, penyakit demam berdarah justru lebih banyak dialami oleh anak-anak dan balita. 

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue. Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai "breakbone fever" atau "bonebreak fever" (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah. Sejumlah gejala dari demam dengue adalah demam, sakit kepala, kulit kemerahan yang tampak seperti campak, juga nyeri otot dan persendian. 
 
Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa. Yang pertama adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku). Yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.
 
Nah, saat jumlah trombosit menurun maka sistem kekebalan tubuh pun ikut melemah. Akibatnya seseorang menjadi tidak dapat melawan penyakit. 
 
Di musim merebaknya demam berdarah dengue seperti saat ini, penting untuk mengetahui cara meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus.
 
Diantaranya adalah banyak mengonsumsi makanan penambah trombosit agar kadar trombosit dalam darah mencukupi. Berikut diantara jenis makanan yang dapat meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh:
 
1. Kurma
Mengonsumsi kurma terbukti dapat meningkatkan trombosit dan sel darah merah dengan cepat. Bahkan sari kurma bisa menjadikan hemoglobin seperti semula. Ketika sakit, lebih baik mengonsumsi kurma dalam bentuk jus. Glukosa dalam kurma dapat memulihkan stamina dan daya tahan.
 
2. Angkak
Dalam sebuah penelitian terbukti bahwa Angkak mampu meningkatkan jumlah trombosit secara signifikan. Karena khasiatnya inilah, Angkak dapat digunakan sebagai obat demam berdarah.
 
Efek Angkak pada penderita demam berdarah sangat cepat, tidak perlu menunggu beberapa hari untuk melihat hasilnya. Selain menaikkan trombosit, Angkak juga dapat menurunkan Kolesterol.
 
3. Sayuran Hijau
Sayuran hijau termasuk makanan penambah trombosit karena mengandung vitamin K yang baik dikonsumsi ketika jumlah trombosit menurun. Selain itu bayam, kangkung, dan sayuran hijau lainnya bermanfaat untuk meningkatkan jumlah keping darah.
 
4. Jambu Merah
Jambu biji merah sangat kaya akan vitamin C, bahkan kandungan vitamin C-nya lebih tinggi dari buah-buah lainnya, sehingga tak heran bila buah ini sangat baik untuk mempertahankan daya tahan dan kebugaran tubuh.
 
5. Gandum Utuh
Konsumsi gandum utuh lebih baik daripada mengonsumsi nasi sebagai asupan karbohidrat pada saat sakit. Sebab gandum kaya akan serat, nutrisi, mineral, juga vitamin yang baik untuk meningkatkan jumlah keping darah dalam tubuh.
 
Selain mengonsumsi jenis makanan yang dapat meningkatkan trombosit di atas, penting kiranya bagi kita menjaga seluruh anggota keluarga agar jauh dari virus dengue yang menyebabkan penyakit demam berdarah.
 
Nah, cara terbaik untuk mencegah DBD adalah dengan menghindari terkena gigitan nyamuk yang membawa virusnya. Berikut ini adalah cara-cara agar kita bisa terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti:
 
1) Mensterilkan rumah atau lingkungan di sekitar rumah, misalnya dengan penyemprotan pembasmi nyamuk (fogging).
2) Membersihkan bak mandi dan menaburkan serbuk abate agar jentik-jentik nyamuk mati.
3) Menutup, membalik, atau jika perlu menyingkirkan media-media kecil penampung air lainnya yang ada di rumah.
4) Memasang kawat anti nyamuk di seluruh ventilasi rumah.
5) Memasang kelambu di ranjang tidur.
6) Memakai losion anti nyamuk, terutama yang mengandung N-diethylmetatoluamide(DEET) yang terbukti efektif. Namun jangan gunakan produk ini pada bayi yang masih berusia di bawah dua tahun.
7) Mengenakan pakaian yang cukup bisa melindungi diri dari gigitan nyamuk.
 
Semoga dengan upaya itu, seluruh anggota keluarga dijauhkan dari penyakit demam berdarah dan tetap dalam keadaan sehat wal afiat. Karena bagaiman pun, dengan fisik yang sehat, ibadah dan amanah kehidupan yang lain akan tertunaikan dengan baik. Dan juga, kesehatan adalah karunia dengan nilai tak terhingga dari Allah yang harus senantiasa kita jaga.
 
(Haifa HR)
 
0 Komentar