Agar Aman, Kenali Ciri Makanan Halal Berikut Ini

Senin, 11 Januari 2016 - 19:34 WIB | Dilihat : 2387
Agar Aman, Kenali Ciri Makanan Halal Berikut Ini Ilustrasi: Beragam Daging yang Dijual di Supermarket

SI Online - Beragam tumbuhan dan hewan di bumi ini Allah sediakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Meski demikian, makanan yang halal dan baik adalah syarat utama bagi kita untuk dapat mengonsumsinya. Sebagaimana firman Allah Swt,

“dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayyib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah dan kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al Maidah : 88)

Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal, tidak hanya halal, makanan yang kita makan juga harus baik bagi tubuh. Allah Subhanahu wa ta'ala juga memerintahkan hal tersebut dalam surat lain,

“Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu”  (QS. Al Baqarah: 168)

Makanan yang kita makan tidak hanya sekedar halal fisiknya tapi juga harus halal cara mendaptkannya. Agar makanan yang dimakan tetap terjaga kehalalannya. Lalu, apa saja makanan yang halal dan baik untuk kita makan? Berikut ciri-cirinya:

Makanan laut

Semua yang berasal dari laut adalah halal hukumnya untuk dimakan, sebagaimana ayat berikut:

“Dihalalkan bagimu (ikan) yang ditangkap di laut dan makanan yang berasal dari laut” (QS Al Maidah : 94)

Tanpa proses penyembelihan, semua yang berasal dari laut halal dimakan, hanya yang perlu diingat sebelum menangkapnya dianjurkan membaca Basmallah.

Binatang hasil buruan

Binatang dari hasil memburu halal dimakan, dengan syarat sebelum melepas hewan pemburu, diharuskan menyebut nama Allah atau mengucap "Basmallah". sebagaimana Firman Allah Subhanahu wa ta'ala,

“Dan makanlah binatang yang ditangkap dalam buruan itu untukmu dan sebutlan nama Allah ketika melepaskan hewan pemburunya.”(QS. Al An’ am : 121)

Selain makanan halal, Allah Subhanahu wa ta'ala juga menyebutkan makanan yang haram dimakan, diantaranya sebagaimana disebutkan dalam beberapa surah dalam Al Qur'an berikut ini,

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tecekik, yang dipukul, yang jatuh ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali kamu sempat menyembelihnya.”(QS Al Baqarah : 173)

“Sesungguhnya Allah yang mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan yang disembelih dengan nama selain Allah.(QS Al Maidah : 4)

“Dan janganlah kamu makan sembelihan yang tidak menyebut nama Allah dan sesungguhnya yang demikian itu fasik.” (QS An Nahl : 67)

“Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rizki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS Al Baqarah : 219)

“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan.” (Qs. An Nisa :43)

Selain itu Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam juga melarang memakan binatang buas yang bertaring seperti anjing, kucing, harimau, dan sebagainya:

Diriwayat Abu Tsa`labah ra. ia berkata:

"Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam melarang memakan binatang buas yang bertaring." (Shahih Muslim No.3570)

Haram juga memakan keledai:

"Bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam melarang makan daging keledai peliharaan" (Shahih Muslim No.3583)

Selain halal, makanan juga harus baik. Meski halal tapi jika tidak baik, hendaknya tidak kita makan. Di antara kriteria makanan yang baik adalah:

Bergizi tinggi

Makanan lengkap dan berimbang yakni 4 sehat 5 sempurna seperti nasi/jagung, lauk/pauk, sayuran, buah-buahan, dan terakhir susu. Semua makanan tersebut mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Ada baiknya ditambah dengan herbal seperti madu, pasak bumi, habbatus saudah, minyak zaitun, dan sebagainya agar tubuh kita sehat. Hindari kandungan zat-zat yang membahayakan bagi kesehatan kita misalnya kolesterol tinggi atau yang bisa memicu asam urat.

Alami

Tidak mengandung berbagai zat kimia seperti pupuk kimia, pestisida kimia, pengawet kimia (misalnya formalin), pewarna kimia, perasa kimia (misalnya biang gula/aspartame, MSG)

Masih segar

Tidak membusuk atau basi sehingga warna, bau, dan rasanya berubah. Disamping itu, jangan pula berlebihan dalam mengonsumsi makanan. Sebaik apapun makanan, jika kita memakannya dengan berlebihan, hal tersebut akan berakibat tidak baik untuk tubuh kita.

(Maria Firdaus)

 

 

0 Komentar