Jangan Abaikan, Ini Pentingnya Mengonsumsi Produk Halal

Jumat, 01 Januari 2016 - 01:27 WIB | Dilihat : 3977
Jangan Abaikan, Ini Pentingnya Mengonsumsi Produk Halal

Al-Quran dan As-Sunnah adalah jalan keselamatan. Seluruh sendi kehidupan manusia dari bangun tidur hingga tidur kembali, diatur di dalamnya. Tak terkecuali terkait kewajiban seorang Muslim dalam mengonsumsi makanan yang Halaalan Thoyyiban, halal dan baik. Sebagaimana firman Allah :

 
“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (An Nahl : 114). 
 
Islam memerintahkan untuk menjauhi makanan yang diharamkan. Mengapa? Sebab makanan yang dikonsumsi tersebut  akan menjadi darah dan daging di dalam tubuh. 
 
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah….” (Al- Baqarah : 173). 
 
Selain itu, mengonsumsi makanan haram menjadi salah satu penyebab doa seseorang tidak diijabah oleh Allah swt. 
 
Dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah Saw bersabda: "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu baik. Dia tidak akan menerima sesuatu melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: 'Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.' Dan Allah juga berfirman: 'Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu.'" Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo'a: "Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku." Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan  do'anya?." (H.R. Muslim)
 
Makanan yang halal dan baik juga sangat dianjurkan bagi umat Islam demi menjaga kecerdasan mental dan fisik seseorang. Jika tubuh senantiasa sehat, insya Allah akan lebih khusyu’ dalam beribadah kepada Allah swt., hal ini ditegaskan dalam firman Allah :
 
"(Dikatakan kepada mereka) “Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan.” (At Tur : 19)
 
Sudah semestinya umat Islam cerdas dan kritis dalam memilih dan membeli produk makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Dengan demikian, umat Islam akan terhindar dari produk para produsen-produsen nakal dan tidak bertanggung jawab. Yang mana mereka hanya ingin mengeruk keuntungan sebesar-besarnya tanpa mau memerhatikan kehalalan dan kualitas dari suatu produk.
 
Pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan regulasi memilki tanggung jawab dan kewenangan dalam melakukan pengawasan dan penindakan secara tegas terhadap produsen yang demikian. 
 
Bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memiliki kewenangan mengeluarkan sertifikasi halal dan melakukan pengawasan kepada produsen terhadap produk-produk makanan, minuman dan kosmetika, semoga umat Islam Indonesia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan tenang, karena kehalalan produk yang dikonsumsi terjamin. Sebab hal tersebut sangat berpengaruh bagi keselamatan dunia dan akirat.
 
[Yunita Nurwidiya]
 
0 Komentar