Gubernur Anies Jadi Saksi Pernikahan Putri HM Mursalin dan Dr Hendri Saparini

Sabtu, 16 Desember 2017 - 15:54 WIB | Dilihat : 1877
Gubernur Anies Jadi Saksi Pernikahan Putri HM Mursalin dan Dr Hendri Saparini Gubernur DKI Anies Baswedan beserta sejumlah tokoh menghadiri pernikahan putri HM Mursalin dan Dr Hendri Saparini

Jakarta (SI Online) - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menghadiri akad pernikahan putri aktivis Islam senior HM Mursalin dan ekonom Dr Hendri Saparini yaitu Nadhila Dzikrina dengan pasangannya Andi Oktavian Dwi Cahyo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12/2017).

Selain Anies, hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Keduanya menjadi saksi pernikahan yang digelar secara Islami tersebut. 

Momen akad suci itu semakin syahdu dengan kehadiran ulama sepuh KH Cholil Ridwan yang menyampaikan tausiyah pernikahan. Ia didampingi KH Muhammad al Khaththath yang menyampaikan khutbah nikah serta Ustaz Zaid Bahmid yang membacakan doa.

Hadir pula sejumlah tokoh Islam seperti KH Bachtiar Nasir, Munarman SH, Aru Syeif Ashadullah, Ustaz Ismail Yusanto, Ustaz Rahmat Kurnia, Ustaz Abu Sa'ad, Ustaz Joko Ekram, Ustaz Rahmat, Ustaz Muhammad Nur Sukma, Fahmi Amhar, Agus Laksono, Hanibal Wijayanta dan lainnya. Kehadiran para aktivis Islam tersebut menjadi momen silaturahim sekaligus ajang reuni karena sudah sejak muda mereka berkumpul dalam perjuangan Islam.

KH Muhammad al Khaththath dalam khutbahnya menyampaikan bahwa nikah adalah sunnah Nabi Muhammad SAW. "Kata Nabi, siapa yang tidak suka dengan sunnah-Ku maka ia tidak termasuk golongan umat-Ku. Dan rugilah orang yang hidup di zaman Nabi, tetapi ia membenci sunnah Nabi," ungkapnya.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) itu menambahkan, bahwa siapa yang menghidupkan sunnah Nabi disaat rusaknya moral umat manusia, akan mendapatkan keutamaan yang luar biasa. "Hari ini banyak negara-negara sudah mengesahkan LGBT, itu jelas tidak mengikuti sunnah nabi tetapi mengikuti hawa nafsu yang diharamkan sejak zaman nabi Luth dahulu. Dan orang-orang yang mengikuti sunnah Nabi akan mendapatkan pahala seratus orang yang mati syahid, mudah-mudahan kita mendapatkannya," jelasnya.

Sementara itu, KH Cholil Ridwan dalam tausiyahnya mengingatkan kepada kedua mempelai agar hidup sesuai dengan aturan Islam. "Kalian adalah pahlawan syariah, di zaman darurat seks bebas, di zaman darurat narkoba dan HIV, anak-anak kita berani tampil melaksanakan syariat Islam. Akad nikah yang diucapkan kedua ananda adalah kalimat yang menjadikan setan putus asa karena gagal mengajak keduanya bermaksiat yang ujungnya neraka jahanam," tutur mantan Ketua MUI Pusat itu.

Kepada mempelai pria, Kyai Cholil mengingatkan agar menjadi pemimpin rumah tangga yang amanah. "Ananda Cahyo beruntung memiliki istri sholehah, ia putri Pak Mursalin, seorang yang saya kenal lama sebagai tokoh yang selalu hadir dalam momen perjuangan penegakan syariah Allah di bumi Indonesia ini," ungkapnya. Tak ketinggalan, kepada mempelai wanita, Kyai Cholil juga mengingatkan agar Nadhila menjadi istri yang taat kepada suami.

Untuk Nadhila dan Cahyo, semua yang hadir mengaminkan doa yang dilantunkan oleh Ustaz Zaid Bahmid. Ia mendokan agar pengantin senantiasa berada dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, dipanjangkan jodohnya dan dijadikan rumah tangganya sakinah mawadah marohmah serta penuh keberkahan.

red: adhila

0 Komentar