Mantap, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan Kota Depok Terbitkan Larangan Peringatan Valentine Day

13 Februari 20:37 | Dilihat : 417
Mantap, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan Kota Depok Terbitkan Larangan Peringatan Valentine Day Ilustrasi: Tolak Valentine Day

Jakarta (SI Online) – Dinas Pendidikan di sejumlah daerah, terbitkan surat edaran berisi larangan resmi terhadap  penyelenggaraan peringatan Valentine Day (Hari Kasih Sayang) di lingkungan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Bahkan diharapkan guru dan sekolah mengadakan pemantauan agar para siswa tidak menggelar peringatan tersebut di luar lingkungan sekolah.

Di wilayah Jawa Barat, di antara surat edaran larangan tersebut yang menjadi viral di sejumlah media sosial----utamanya di jejaring WhatsApp (WA), adalah yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan  Kabupaten Garut dan Dinas Pendidikan Kota Depok.

Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dengan surat Nomor 430 / 236 / Disdik,  tertanggal 13 Februari 2018 perihal Larangan Perayaan Valentine Day. Surat ditandatangani Plt Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Jajat Darajat, MSi., ditujukan kepada semua Unit Pelaksana Teknis  (UPT) Pendidikan Tingkat Kecamatan, Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Garut.

Lebih lanjut disebutkan, untuk membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia serta dalam upaya menjaga peserta didik terhindar dari kegiatan yang bertentangan dengan norma agama, sosial dan budaya berkaitan dengan perayaan Valentine Day (Hari Kasih Sayang ) 14 Februari, agar melarang peserta didik untuk merayakan Valentine Day baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

Kemudian melakukan pemantauan / pengawasan terhadap kegiatan peserta didik pada tanggal 14 Februari tersebut, dan segera melaporkan hasil pemantauan / pengawasan dimaksud kepada Kepala Dinas Pendidikan.

 Sedang Surat Edaran sejenis yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kota Depok tertanggal 12 Februari 2018 Nomor 421 / 01120/ Disdik/ 2018, ditandatangi Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Mohamad Thamrin, S.Sos. MM;  Surat ditujukan kepada semua Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri maupun Swasta , Kepala Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri maupun Swasta. Larangan yang disampaikan dengan kata imbauan; mengharapkan.  Sebagai upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Kreatif religious dan berdaya saing tinggi serta mempersiapkan generasi terbaik yang berbudi pekerti dan berkarakter di masa depan.

Tidak berbeda dengan edaran dari kabupaten Garut;  dari Dinas Pendidikan Kota Depok  mengharapkan kepada segenap siswa untuk tidak merayakan Valentine Day / Hari Kasih Sayang baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah  peda tanggal 14 Februari 2018.

Harapan berikutnya, agar peristiwa tersebut diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang sesuai dengan nilai-noilai budaya ketimuran Negara Indonesia. Kemudian menghimbau kepada semua orang tua / wali murid untuk mengajak putra-putrinya melakukan kegiatan bersama baik di rumah maupun di luar rumah; seperti rekreasi bersama untuk meningkatkan harmonisasi  dan ketahanan keluarga.

Lebih lanjut, agar seluruh perangkat sekolah menanamkan sikap dan perilaku karakter / kepribadian dengan melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia di lingkungan Sekolah. Kemudian juga menghimbau kepada para pengawas Pembina, Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP untuk melakukan pemantauan / pengawasan kegiatan peserta didiknya. 

Sementara dari satu group WA terpantau ada yang menebarkan harapan agar di kalangan remaja muslim  jangan ada yang merayakan hari Valentine Day. Karena Valentine Day sebenarnya merupakan peringatan yang dilakukan kalangan Nasrani, untuk memperingati Santo Valentinus  sehingga nama lain dari Valentine Day adalah hari Santo Valentinus;  yang bermakna  hari cinta kasih.

Rep: Muhammad Halwan / dbs.

0 Komentar