Keppres Baru, Petinggi Polisi yang Ikut Pilkada Dinyatakan Pensiun

13 Februari 12:45 | Dilihat : 503
Keppres Baru, Petinggi Polisi yang Ikut Pilkada Dinyatakan Pensiun Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

Jakarta (SI Online) --  Polisi menegaskan bahwa tiga perwira tinggi kepolisian yang sudah resmi ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  dinyatakan resmi pensiun dari kepolisian sehingga tidak bisa kembali bertugas sebagai polisi, Anadolu memberitakan (13/2)

Ada tiga perwira tinggi Polisi yang akan ikut pilkada, dan mereka sebelumnya menempati posisi strategis. Ketiganya ialah Inspektur Jenderal Anton Charliyan yang maju menjadi calon wakil gubernur Jawa Barat, Inspektur Jenderal Murad Ismail yang maju menjadi calon gubernur Maluku, dan Inspektur Jenderal Safaruddin yang maju menjadi calon wakil gubernur Kalimantan Timur.

"Presiden sudah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 9/Polri/Tahun 2018 tanggal 12 Februari 2018 atas nama para perwira tinggi polisi tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Brigadir Jenderal M. Iqbal Abduh kepada Anadolu Agency, Selasa (12/2).

Namun, tidak seperti Anton dan Murad, Safaruddin memang sudah masuk masa pensiun terlebih dahulu sebelum penetapan calon resmi oleh Komisi Pemilihan Umum pada 12 Februari.

Jabatan terakhir yang diemban Safaruddin adalah Perwira Tinggi Badan Intelijen Keamanan Polri sementara jabatan terakhir Anton adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Sekolah Pimpinan Tinggi Sekolah Staf Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri dan jabatan terakhir Murad adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korps Brigade Mobil Polri.

Pada Juni mendatang, warga di 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota akan memilih kepala daerah baru dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

Red: msa
Sumber: Anadolu

0 Komentar