MUI: Trump Punya Agenda Keji dan Merugikan Umat Islam

07 Desember 07:23 | Dilihat : 540
MUI: Trump Punya Agenda Keji dan Merugikan Umat Islam Donald Trump

Jakarta (SI Online) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi, mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempunyai agenda yang sangat keji di balik rencananya mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Donald Trump memang punya agenda sangat keji dan merugikan kepentingan umat Islam dunia, khususnya dunia Arab," ujar Muhyiddin dikutip dari Republika.co.id, Rabu (7/12/2017).

Menurut Muhyiddin, kebijakan Trump tersebut harus disikapi secara serius, termasuk oleh pemerintah Indonesia.

Sebagai bentuk perlawanan, pemerintah Indonesia dapat saja menempuh langkah penarikan Kedutaan Besar Indonesia yang ada di Amerika Serikat. 

Ia menganggap, kebijakan Trump akan membuat Amerika Serikat dikucilkan oleh banyak negara di dunia. 

"Dunia internasional dan umat Islam harus melawannya dengan menarik para duta besar mereka dari AS dan membekukan hubungan diplomasi sebagai reaksi atas prilaku Donald Trump yang semena-mena," ucapnya.

Muhyiddin mensinyalir sikap trump terhadap Yerusalem sebenarnya juga merupakan upaya untuk mengalihkan opini publik tentang masalah domestik AS, khususnya terkait kasus hubungan rahasia dengan Rusia.

"Ini untuk mengalihkan publik opini tentang masalah domestik yang menyudutkan Donald Trump terutama setelah ditetapkannya Michael Flynn (mantan penasihat keamanan nasional Trump) sebagai tersangka dalam kasus hubungan rahasia dengan Rusia," kata Muhyiddin.

Trump telah mengumumkan kebijakan pemerintahannya yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Rabu (7/12) waktu setempat. Dia juga akan memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem.

"Sudah waktunya mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel," ujar Trump di Gedung Putih.

red: adhila

0 Komentar