Komisi I DPR Setujui Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI Baru

06 Desember 19:13 | Dilihat : 360
Komisi I DPR Setujui Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Panglima TNI Baru Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Komisi I, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/12/2017). [foto: ANTARA]

Jakarta (SI Online) - Kegembiraan memancar pada sejumlah personel TNI AU yang hadir di Kompleks Parlemen, Rabu (6/12/2017). Begitu Ketua Komisi I DPR menyatakan persetujuan soal Panglima TNI baru, Marsekal Hadi Tjahjanto pun langsung diarak para personel TNI AU tersebut.

"Setelah Komisi I DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan serta mendengarkan pandangan fraksi-fraksi maka Komisi I DPR memberikan persetujuan sebagai Panglima TNI," kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari usai uji kelayakan dan kepatutan yang dijalani Hadi Tjahjanto selama sekitar tujuh jam, Rabu (6/12/2017).

Di Ruang Rapat Komisi I DPR, dia mengatakan bahwa Hadi dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni sehingga memenuhi syarat dan kecakapan sebagai Panglima TNI.

Politisi PKS itu menjelaskan ada beberapa poin yang disoroti dalam uji kelayakan tersebut yaitu kepemimpinan, profesionalitas, integritas, dan sejauh mana mampu menjaga serta merawat NKRI.

"Proses uji kelayakan yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu pemeriksaan administrasi, pemaparan visi-misi, pendalaman visi-misi dan pengambilan keputusan," ujarnya.

Abdul Kharismengatakan Komisi I DPR juga menyetujui pemberhentian Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI dan memberikan apresiasi atas dedikasi serta kesungguhannya dalam bekerja.

Menurut dia, capaian positif tersebut diharapkan bisa dilanjutkan Marsekal Hadi dalam memimpin institusi TNI.

"Kami segera mengirimkan surat ke Pimpinan DPR untuk dilaksanakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR agar dijadwalkan Rapat Paripurna yang akan dibacakan hasil uji kelayakan," katanya.

Abdul Kharis menjelaskan setelah hasil uji kelayakan itu dibacakan di Rapat Paripurna maka Pimpinan DPR akan mengirimkan surat ke Presiden, lalu Presiden melantik Marsekal Hadi sebagai Panglima TNI.

Dalam kesempatan itu Marsekal Hadi tidak memberikan banyak pernyataan namun dirinya mengaku senang proses uji kelayakan tersebut berjalan lancar.

Dia mengatakan sudah memberikan paparan visi-misi di hadapan seluruh anggota Komisi I DPR serta menyampaikan kebijakan strategis yang akan dijalankannya ke depan.

Diarak Personel, Didukung Matra Lain

Pengumuman lolosnya Hadi langsung disambut puluhan personel TNI Angkatan Udara yang menemaninya dengan sorak sorai. Usai Hadi meninggalkan ruang rapat Komisi Pertahanan, dia diarak oleh para personelnya. Hadi diangkat dalam perjalanan menuju mobilnya di halaman gedung DPR RI.

Selama tujuh jam, Hadi Tjahjanto melakukan uji kemampuan dan kepatutan di Komisi Pertahanan DPR RI.

Hadi Tjahjanto diantar oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono untuk menjalani uji tersebut. Gatot menyebut hal tersebut menandakan TNI AD dan TNI AL siap dipimpin oleh Hadi yang berasal dari matra TNI AU.

Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo. Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyerahkan nama Hadi Tjahjanto ke DPR RI untuk ditindaklanjuti pada 4 Desember 2017.

Sebelumnya, Nama Hadi santer disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Gatot. Beberapa pengamat menyebutkan, sesuai dengan urutan rotasi, kini giliran matra Angkatan Udara yang menjadi Panglima TNI.

sumber: Antara/Tempo

0 Komentar