Hindari Hoax, Amien Rais Ajak Umat Selalu Tabayyun

13 November 14:25 | Dilihat : 215
Hindari Hoax, Amien Rais Ajak Umat Selalu Tabayyun Amien Rais saat deklarasi GISS di Masjid Kristal Khadija Yogyakarta

Yogyakarta (SI Online) – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah HM Amien Rais menjadi tuan rumah penyelenggaraan deklarasi Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) di Masjid Kristal Khadija, Yogyakarta, Senin (13/11/2017).

Dalam sambutannya, Amien Rais mengimbau kepada jamaah agar selektif dalam menerima setiap berita di era informasi ini. "Sekarang info hoax luar biasa, upaya adu domba antar umat juga luar biasa, karena itu kita harus waspada," ujarnya. 
 
Terkait informasi, kata Amien, Umat Islam punya kode etik Qurani. "Di dalam surat al Hujurat ayat 6, dijelaskan tentang tabayyun. Jadi kalau ada informasi yang datang dari orang fasik harus diklarifikasi," jelasnya.

Ia mengungkapkan, ada dua cara agar persatuan umat tetap terjaga dan tidak mudah terpecah karena berita tidak benar.

"Pertama, sesama orang beriman jangan saling meremehkan atau memandang rendah orang lain. Kata Allah, siapa tahu orang yang dianggap rendah itu ternyata lebih mulia disisi Allah," tuturnya

Kedua, jangan mengembangkan prasangka karena sebagian prasangka itu dosa. "Karena itu jangan tajassus, menginteli, mencari kelemahan umat Islam. Juga jangan bergibah satu sama lain. Prasangka kalau tidak benar jatuhnya fitnah, itu dosa besar bagaikan memakan bangkai saudara sendiri," tandas Amien Rais.

Acara di Masjid Kristal Khadija ini dihadiri banyak tokoh nasional dan ulama. Diantaranya Ketua Umum Partai Gerindra H Prabowo Subianto, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso, mantan Ketua Umum PSSI La Nyala Matalitti, Ketua Presidium Alumni 212 KH Slamet Maarif, dan advokat senior Eggi Sudjana. 

Selain itu juga hadir sejumlah tokoh Islam seperti Koordinator Nasional GISS KH Muhammad al Khaththath, Pengasuh Pesantren Al-Islah Bondowoso KH Muhammad Ma’sum, Ketua MUI Yogyakarta KH Thoha Abdurrahman, pengurus DDII Kota Bogor Mohammad Nur Sukma, Ustaz Bernard Abdul Jabbar, Ketua DPP Al Ittihadiyah Fikri Bareno, Ustaz Ansufri Sambo dan lainnya.

red: adhila

0 Komentar