BPJPH Diresmikan, Ini Peran MUI dalam Sertifikasi Halal

11 Oktober 16:33 | Dilihat : 326
BPJPH Diresmikan, Ini Peran MUI dalam Sertifikasi Halal Menag Lukman Hakim Saifuddin memberi keterangan kepada wartawan usai meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta, Rabu (11/10). (foto: kemenag.go.id)

Jakarta (SI Online) - Lembaga baru di lingkungan Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), akhirnya diresmikan. 

Sesuai amanat UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, BPJPH mendapat mandat untuk menerbitkan sertifikat halal. Diketahui sejak 1989 silam, penerbitan sertifikat halal dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan proses sertifikasinya oleh LPPOM-MUI.

Meski kewenangan MUI untuk mengeluarkan sertifikat halal telah diambil alih, namun peran MUI dalam proses sertifikasi halal tetap penting. 

Pertama, mengeluarkan fatwa kehalalan suatu produk. “Jadi sebelum BPJPH mengeluarkan label halal, terlebih dahulu harus mendapatkan fatwa kehalalan dari MUI. Artinya, fatwa halal tetap menjadidomain MUI,” tegas Lukman di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Kedua, melakukan sertifikasi terhadap Lembaga Pemeriksa Halal. “Menjadi kewenangan dan keputusan MUI, apakah sebuah lembaga lolos sebagai Lembaga Pemeriksa Halal atau tidak,” kata Menag.

“Ketiga, auditor-auditor yang bergerak dalam industri halal harus dapat persetujuan MUI,” imbuhnya. 

Menag berharap kehadiran BPJPH dapat membawa perubahan besar, utamanya dalam pengembangan industri halal dan membawa Indonesia menjadi lebih baik. 

Sebelumnya, Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin memberikan selamat atas keberadaan BPJPH. KH Ma’ruf berharap pengurusan proses penyelenggaraan jaminan produk halal bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. 

“Selama ini, selama 28 tahun, proses penyelenggaraan jaminan produk halal dan sertifikasinya dilakukan oleh MUI melalui LPPOM-MUI,” ucap KH Ma’ruf.

“Apa yang kita lakukan ini, diadopsi sistemnya oleh banyak pihak di berbagai belahan dunia. Lebih dari 50 lembaga mengadopsi sistem standar halal yang ditetapkan oleh MUI. MUI juga memprakarsai berdirinya Pusat Halal Food, berpusat di Indonesia dan ketuanya juga dari Indonesia,” imbuhnya.

MUI, kata KH Ma’ruf, siap mendukung BPJPH. Penjaminan produk halal saat ini tidak semata terkait upaya perlindungan terhadap umat dari konsumsi barang yang tidak halal. Kini, produk halal sudah menjadi bagian dari proses bisnis.  “Halal is my life sekarang telah menjadi nilai bisnis yang luar biasa,” tukas KH Ma’ruf. []

0 Komentar