Amien Rais: Reklamasi untuk Kepentingan Asing dan Aseng

11 Oktober 11:33 | Dilihat : 879
Amien Rais: Reklamasi untuk Kepentingan Asing dan Aseng Pendiri dan mantan Ketua Umum DPP PAN HM Amien Rais

Jakarta (SI Online) - Pencabutan moratorium reklamasi teluk Jakarta oleh Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan terus menjadi polemik. Salah satu yang menentang kebijakan Luhut adalah politisi senior Amien Rais. Mantan Ketua MPR ini menyarankan gubernur dan wagub DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk tetap pada program mereka menolak reklamasi. 

Amien berbicara soal pencabutan moratorium reklamasi seusai bertemu Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Selasa siang. Berbatik coklat dengan kopiah hitam, Amien yang tiba pukul 12.30 WIB ini mengaku ingin bertemu dengan Taufik untuk membahas acara pengajian yang digelar tadi malam. Sekitar satu jam kemudian, Amien turun dari ruangan pimpinan DPR di lantai 3 Gedung Nusantara III. Saat itulah, Amien ditanyai soal polemik pencabutan moratorium reklamasi. 

Amien mengkritik pencabutan moratorium yang ditandatangani Luhut 5 Oktober lalu. Menurutnya, reklamasi bukan untuk kepentingan rakyat Jakarta tapi kepentingan asing, khususnya China. 

"Saya orang awam tapi saya tahu reklamasi Jakarta sepenuhnya untuk kepentingan orang luar Indonesia khususnya asing dan aseng. Bukan untuk Sutono dan orang seperti saya ini yang tidak mungkin beli apartemen di Teluk Jakarta itu," kritik Amien, seperti ditulis Harian Rakyat Merdeka, Rabu (11/10). 

Menurut pendiri dan Ketum DPP PAN pertama ini, China tengah membangun strategi one belt, one road. One belt merupakan jalan darat sutra dari Beijing ke Barat melalui 14 provinsi dari Uzbekistan, Kazakstan hingga ke Rotterdam, Belanda. Sementara one road adalah jalur sutra lautan Beijing, Laut Timur China, Selatan China, Selat Malaka, Selat Sunda, Samudera Hindia ke Angola sampai Mesir kemudian menerobos hingga Swiss, Turki dan Rotterdam.

"Jelas sekali reklamasi (teluk Jakarta) subordinat untuk memfasilitasi kepentingan jalan sutra Laut China. Ini kalau diteruskan kita jadi bangsa budak, negara budak," jelas dia. 

Sebab itu, Amien meminta gubernur dan wagub terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno memenuhi janji kampanyenya tak meneruskan proyek reklamasi. Keputusan itu diperkuat rekomendasi Tim Sinkronisasi. Rekomendasi final dari tim sinkronisasi, tidak melanjutkan pengurukan di pesisir utara Jakarta. 

"Gubernur baru dan wakilnya, Anies-Sandi tetap keukeuh pegang janjinya. Saya kira PAN harus tegas," tegas Amien. 

Sumber: Harian Rakyat Merdeka

0 Komentar