Pemuda Muhammadiyah Laporkan Seword ke Kemkominfo dan Bareskrim

11 Oktober 02:06 | Dilihat : 697
Pemuda Muhammadiyah Laporkan Seword ke Kemkominfo dan Bareskrim Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Siswanto Rawali usai melaporkan seword.com ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa malam.

Jakarta (SI Online) - Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah secara resmi melaporkan situs Seword.com ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) agar diblokir karena dinilai telah menyebarkan kebencian dan berita bohong (hoaks).

Pelaporan tersebut dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Bidang Informasi dan Komunikasi Siswanto Rawali dan diterima petugas di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (10/10).

Siswanto mengatakan, situs Seword.com dinilai berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa karena menyebarkan kebencian dan hoax. Untuk itu, pihaknya meminta agar situs tersebut dapat diblokir oleh Kementerian Kominfo.

"Agar media ini tidak semakin jauh menyebarkan kebencian dan itu sangat tidak bagus bagi kehidupan berbangsa kita," katanya usai melaporkan hal itu.

Selain ke Kominfo, situs tersebut juga dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, pada Selasa (10/10) malam. 

"Kita datang ke Bareskrim ini untuk melaporkan supaya pemilik dari media ini diproses," ujar Siswanto di Bareskrim Polri semalam, seperti dilansir Republika.co.id.

Unggahan konten Seword dinilai sangat tendensius terhadap kelompok masyarakat tertentu. Terutama, konten mengenai ormas Islam dinilai sangat tidak objektif. 

"Kalau dari segi kita memperhatikan kaidah penulisan jurnalistik saya kira sangat jauh dari kaidah-kaidah jurnalistik ini," tegasnya.

Pihaknya berharap, pemerintah dapat menciptakan dunia komunikasi informasi yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuan ini dinilainya dapat dirusak oleh media-media seperti seword.com.

"Kita lihat di situs Kominfo sudah pernah dimuat bahwa media ini adalah media abal-abal (palsu) itu artinya kalau sudah tahu media abal-abal," katanya.

Meski merupakan media opini, Siswanto menilai seharusnya Seword.com dapat menyaring unggahannya layaknya yang dilakukan media massa dengan wartawan yang profesional. Atas laporan ini, Seword disangkakan sengan UU ITE pasal 27 ayat 3 dan pasal 28 ayat 2. []

sumber: ANTARANEWS.COM, REPUBLIKA.CO.ID

0 Komentar