TNI AD Diperintahkan Nobar Film G30S PKI, Jenderal Gatot: Iya Perintah, Mau Apa Emangnya?

18 September 15:32 | Dilihat : 2103
TNI AD Diperintahkan Nobar Film G30S PKI, Jenderal Gatot: Iya Perintah, Mau Apa Emangnya? Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi KSAD, KSAL dan KSAU usai berziarah di makam mendiang Gus Dur, di Jombang, Jatim, Senin (18/09/2017).

Blitar (SI Online) - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku tak ambil pusing atas polemik terkait instruksi agar seluruh prajuritnya menonton film G30S/PKI. Apalagi, kata Gatot, pemerintah dalam hal ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah mengizinkan untuk pemutaran film tersebut.

Gatot Nurmantyo menegaskan tak akan menarik perintah memutar film G30S/PKI tersebut di seluruh jajaran TNI Angkatan Darat.

"Iya perintah, mau apa emangnya?", kata Gatot dengan nada tinggi, saat ditanya wartawan tentang instruksi  obar film G30S PKI usai memimpin upacara militer di makam Bung Karno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar siang tadi, Senin 18 September 2017.

Gatot menegaskan dirinya tak ambil pusing atas kritik yang muncul dari berbagai kelompok atas keakuratan
materi film G30S/PKI ini. Menurut dia film G30S sudah benar dan wajib ditonton oleh generasi muda agar bisa memahami sejarah.

Bahkan, Gatot mengaku, anaknya sendiri juga tidak memahami sejarah komunis di Indonesia tanpa melihat film tersebut. Hal itulah yang melatarbelakangi instruksi pemutaran film G30S/PKI untuk meluruskan sejarah, sesuai dengan pesan Bung Karno agar tak melupakan sejarah.

Disinggung kritik yang disampaikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tentang materi film yang diragukan kebenarannya, Gatot Nurmantyo menegaskan tak ambil pusing. "Emang gue pikirin," katanya.

Menurut Gatot, pihak lain boleh berpendapat atas instruksi pemutaran film G30S/PKI  tersebut. Namun mereka tak bisa menggagalkan atau menghentikan rencana itu, selain pemerintah. "Hanya pemerintah yang bisa melarang. Mendagri sudah mempersilahkan," katanya.

Pernyataan senada juga disampaikan Jenderal Gatot saat ditanya wartawan usai ziarah di makam mantan Presiden RI mendiang Gus Dur di Jombang, Senin (18/092017).

"Saya perintahkan kepada jajaran saya untuk menyetel film itu. Untuk generasi muda sekarang ini kan pelajaran sejarahnya kayak apa sih?. Mereka tidak tahu sejarah," kata dia.

Menurut Gatot, tujuan pemutaran film tersebut bukanlah untuk mendiskreditkan pihak-pihak yang salah tetapi untuk memberikan gambaran supaya peristiwa pahit dan hitam tersebut terulang kembali. 

"Sekarang kan berita hoaks kan macam-macam, jangan sampai generasi muda kita terpengaruh lagi terkotak-kotak lagi, akhirnya terjadi seperti peristiwa kelam. Tujuannya itu," tandasnya. 

red: A Syakira

1 Komentar