Pikulbareng Hadir untuk Merdekakan Pengusaha dari Riba

17 Agustus 16:40 | Dilihat : 1074
Pikulbareng Hadir untuk Merdekakan Pengusaha dari Riba Peluncuran Pikulbareng.com di Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2017.

Jakarta (SI Online) – Istilah crowdfunding atau urun dana/modal belum populer di Indonesia. Pada praktiknya, crowdfunding adalah penggalangan dana dari sejumlah besar orang untuk memodali suatu proyek atau usaha yang umumnya dilakukan melalui internet. 

Konsep ini sejatinya dengan mudah dapat digunakan untuk membantu permodalan para pengusaha, terutama pengusaha Muslim. Sebab, selama ini salah satu faktor yang menjadi kendala para pengusaha untuk melejitkan usahanya adalah masalah modal. Sementara modal dapat diperoleh melalui perbankan, yang belum lepas sepenuhnya dari praktik ribawi. 

Untuk mengatasi persoalan inilah sebuah lembaga crowdfunding bernama Pikulbareng.com didirikan. Diinisiasi oleh sejumlah praktisi dakwah, pemilik media dakwah dan yayasan pendidikan sekolah Islam di kota Bekasi yang telah terbukti mendedikasikan diri, harta, jiwa, tenaga dan pikirannya untuk kemajuan umat Islam Indonesia

"Pikulbareng adalah sebuah gerakan memikul beban agar umat Islam Indonesia merasakan manfaat sekaligus solusi hidup tanpa riba dan hutang lintah darat, berdikari membantu umat baik masalah bisnis maupun dakwah," ungkap ungkap pengusaha muda asal Bekasi sekaligus pendiri Pikulbareng.com, Aput Dahlan, saat soft launching Pikulbareng.com di Jakarta, Kamis, 17 Agustus 2017. Soft launching dipilih bertepatan dengan 17 Agustus sesuai dengan mementum hari kemerdekaan. 

Aput tidak sendiri, ia mendirikan crowdfunding ini bersama kerabatnya, A Subekri dan DR Suroso. Menurutnya, Pikulbareng akan dikelola berdasarkan prinsip-prinsip syariah dalam akad-akadnya, baik akad dengan pemilik dana (sahibul maal) maupun dengan pengusaha. 

Pikulbareng.com juga disiapkan untuk membiayai berbagai jenis usaha yang dilakukan oleh para pegusaha Muslim sesuai dengan kritera dan syarat-syarat yang telah ditetapkan. 

“Dengan konsep syariah jauh lebih menguntungkan, baik bagi pelaku bisnis maupun investor,” ungkap Aput. 

Aput mengatakan, sejumlah pihak sangat antusias atas lahirnya crowdfunding ini. Mereka siap untuk menginvestasikan dananya melalui Pikulbareng.com. "Padahal ini masih pendekatan personal, belum kita umumkan ke publik," tambahnya. 

Saat ini Pikulbareng.com sedang menyelesaikan proses legalisasi dan perizinan badan. Termasuk juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk operasionalnya. 

Bukan hanya bisnis, Pikulbareng.com juga akan memiliki lini sosial, dakwah dan kemanusiaan. Sehingga fungsi crowfunding ini dibagi menjadi dua, yakni pikul bisnis dan pikul donasi. 

“Pikulbareng adalah solusi bagi kemandirian ekonomi dan berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) umat Islam agar menjadi umat yang memberikan rahmat bagi semesta alam, rahmatan lil ‘alamin dan baldatun thoyyiban wa rabbun ghoffur,” pungkasnya. 

Red: A. Syakira

0 Komentar