Multaqo Ulama ke III di Padang Kuatkan Persatuan Umat

18 Juli 06:46 | Dilihat : 645
Multaqo Ulama ke III di Padang Kuatkan Persatuan Umat Multaqo ulama ke III di Padang, Sumatera Barat

Padang (SI Online) - Jadikan ukhuwah sebagai kekuatan umat. Pesan tersebut tersirat dalam pembukaan Multaqo ke III tingkat Asia yang berlangsung di Masjid Raya Sumatera Barat, Senin (17/7/ 2017). Rangkaian kegiatan Multaqo sendiri telah dimulai sejak 11 Juli lalu dan akan berakhir pada 20 Juli 2017 mendatang. 

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno itu dihadiri Duta Besar Saudi Arabia Syeikh Usamah As Syuaibi, Syeikh Khalid Al-Hamudi dari yayasan Al Manarah, mantan Presiden Sudan Sawar El Zahab, Ketua Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara Zaitun Rasmin Lc, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan lainnya.

Dalam sambutannya, Irwan Prayitno mengatakan pertemuan ulama adalah silaturahmi yang mengandung banyak kebaikan. Maka diharapkan dari pertemuan ini akan menghasilkan berbagai solusi atas permasalahan yang tengah banyak terjadi di umat Islam. 

Tak ketinggalan, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo yang turut hadir menjelaskan terpilihnya Kota Padang sebagai tuan rumah bermula dari perhelatan Multaqo ke 2 yang diselenggarakan di Bogor pada 2016 lalu. Saat itu Mahyeldi menjelaskan masyarakat Sumatera Barat merupakan masyarakat yang religius serta memiliki semangat keagamaan yang kuat karena berpegang pada prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. 

“Saat itu kami menawarkan sebagai tuan rumah dan Alhamdulillah direspon positif oleh syaikh Khalid Hamudi selaku pimpinan yayasan Al Manarah” ujar Mahyeldi. 

Kegiatan Multaqo ke 3 sendiri diikuti oleh 400 ulama dan dai dari berbagai negara. Sejumlah isu umat seperti pergaulan bebas, narkoba, transgender, kriminalitas hingga ujaran kebencian akan dibahas. Pada Multaqo ke 3 kali ini juga digelar sejumlah lomba seperti tahfizh Alquran dan Hadis dan lainnya. 

Islam Washatiyah 

Dalam pembukaan ini para pembicara sepakat untuk mengembangkan Islam yang moderat. Ustaz Zaitun Rasmin. MA. selaku ketua ikatan dai Asia Tenggara menjelaskan misi dai di Asia Tenggara adalah berdakwah dengan moderat dan menghargai kearifan lokal sehingga para dai bisa melakukan inovasi dan kreasi dalam teknik dakwahnya. 

Sementara itu Dubes Arab Saudi berharap pertemuan ini bisa merumuskan berbagai poin yang bermanfaat bagi umat dan memberikan solusi yang membangun serta meningkatkan kekuatan.

red: adhila
 

0 Komentar