Kumpul bersama Ulama dan Aktivis, MAK Sampaikan Kisahnya di Penjara

17 Juli 08:01 | Dilihat : 2140
Kumpul bersama Ulama dan Aktivis, MAK Sampaikan Kisahnya di Penjara Sekjen FUI KH Muhammad al Khaththath dalam acara halal bi halal di Jakarta

Jakarta (SI Online) - Setelah dibebaskan dari tahanan Polda Metro Jaya pada Rabu 12 Juli 2017 lalu, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad al Khaththath akhirnya bisa berkumpul kembali bersama para Ulama, aktvisis dan jamaah di Masjid Baiturrahman, Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (16/7). 

Dalam acara Halal bi halal tersebut, Kyai yang akrab dipanggil MAK itu menyampaikan ceramah sekaligus mengisahkan pengalamannya selama mendekap di penjara.

MAK menuturkan, bahwa penahanan dirinya merupakan takdir dari Allah. "Semua yang terjadi dalam kehidupan sudah ditentukan oleh Allah SWT, dan manusia harus ridha dengan ketetapan yang telah Allah gariskan," ujarnya.

Selama tiga bulan lebih dipenjara, MAK menghabiskan waktunya untuk beribadah, berdakwah kepada tahanan dan menjaga kondisi fisiknya dengan olahraga rutin selama 1/2 jam setiap hari. "Alhamdulillah dengan olahraga berat badan saya berkurang 10 kilo," tuturnya.

Salah satu hikmah dipenjara, MAK menuturkan bisa bertemu dengan Ki Gendeng Pamungkas, paranormal yang juga ditahan di Polda Metro Jaya. Atas bimbingan MAK, Ki Gendeng mengucapkan syahadat ulang dan mulai melaksanakan ibadah shalat kembali. "Bahkan Ki Gendeng mengajak kita untuk istiqamah menjaga shalat subuh berjamaah dan rencananya kita akan membuat forum silaturahmi subuh," ungkap MAK.

Selain itu, MAK juga mengungkapkan bahwa selama di penjara ia diperlakukan baik oleh polisi. "Sejak ditangkap kalimat yang terus saya baca adalah hasbunallah wanimal wakil nikmal maula wanikman nasir, alhamdulillah sampai keluar tidak 'disentuh' sedikitpun. Saya mendapatkan perlakuan baik, bahkan saat pagi di hari menjelang keluar saya diberi sop iga bakar," imbuhnya. 

Dalam momen silaturahim tersebut, hadir sejumlah ulama dan aktivis Islam diantaranya KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii (Pimpinan perguruan As Syafiiyah), Ustaz Bernard Abdul Jabbar (Fungsionaris FUI), Munarman SH (Advokat Senior), Aru Syeif Ashadullah (Pimred Suara Islam) dan lainnya. Tak ketinggalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab turut hadir melalui sambungan suaranya, menyapa langsung dari Mekkah al Mukarromah.

Terakhir, MAK mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengacara Muslim (TPM), para ulama dan habaib, dan semua pihak yang turut mensupport perjuangannya selama ini.

red: adhila

0 Komentar