Terancam Dibubarkan lewat Perppu, HTI Siap Ajukan Uji Materi

13 Juli 16:30 | Dilihat : 704
Terancam Dibubarkan lewat Perppu, HTI Siap Ajukan Uji Materi Ustaz Ismail Ysanto (tengah) saat konferensi pers HTI

Jakarta (SI Online) - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyiapkan strategi terkait rencana pemerintah untuk membubarkan organisasi dakwah tersebut pasca diterbitkannya Perppu tentang Ormas.

Strategi pertama adalah melakukan uji materi terhadap Perppu tersebut ke Mahkamah Konstitusi. Strategi berikutnya adalah meminta DPR agar menolak Perppu tersebut.

Juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto mengatakan, upaya penolakan dilakukan dengan melakukan pertemuan intensif dengan DPR RI. HTI meminta DPR menolak Perppu tersebut. Terlebih dirinya menganggap Perppu tersebut tidak sah karena harus mendapat persetujuan dari DPR terlebih dahulu.

"Kita sejauh ini sudah ada komunikasi dengan beberapa anggota DPR, meminta tanggapannya tentang Perppu itu," kata Ismail di Jakarta, Kamis (13/7/2017) dikutip dari detik.com.

Menurutnya, anggota dewan banyak yang secara terang - terangan menolak Perppu tersebut. "Misalnya Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang dengan tegas mengatakan bahwa dia menolak Perppu ini. Begitu pula Fahri Hamzah," ujar Ismail.

HTI akan mengintensifkan komunikasi dengan partai-partai politik di DPR. Komunikasi itu dilakukan sekaligus melakukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita akan intensifkan komunikasi di waktu-waktu mendatang karena masih cukup waktu untuk kita melakukan komunikasi sementara kita sendiri mempunyai agenda yaitu mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," ujar Ismail.

HTI berharap DPR akan menolak Perppu Ormas itu. Bagi mereka, Perpu Ormas berbahaya bukan hanya untuk HTI tapi juga untuk Ormas lainnya.

"Kita berharap semakin b.anyak anggota DPR yang menolak Perppu itu setelah mengetahui detail isi Perppu. Bahwa Perppu ini sesungguhnya sangat berbahaya bukan hanya dalam konteks seperti ini tetapi juga dalam konteks berserikat dan berpendapat," tuturnya.

red: adhila

0 Komentar