#Kriminalisasi Habib Rizieq

Habib Rizieq Ke Tanah Suci Bukan Melarikan Diri tapi Bentuk Perlawanan terhadap Kezaliman

16 Juni 18:47 | Dilihat : 2498
Habib Rizieq Ke Tanah Suci Bukan Melarikan Diri tapi Bentuk Perlawanan terhadap Kezaliman Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI Habib Muhammad Rizieq Syihab.

Jakarta (SI Online) - Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI Habib Muhammad Rizieq Syihab menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas digelarnya Silaturahim dan Konsolidasi Nasional yang digelar GNPF-MUI di Jakarta, Jumat sore, 16 Juni 2017. 

Melalui rekaman suara dari Tanah Suci, Makkah, Habib Rizieq menyampaikan sambutannya di sela-sela peserta Konsolidasi Nasional melaksanakan buka puasa. Menurut Habib Rizieq, kegiatan ini patut diapresiasi karena merupakan sala satu bentuk perlawanan. 

"Bagi saya dan kawan-kawan yang peduli kepada persoalan kriminalisia ulama dan aktivis, maka silaturahim maupun konsolidasi nasional ini merupakan salah satu bentuk perlawanan, bahkan ini masuk katagori perlawanan cerdas," kata Habib Rizieq dengan tegas. 

Habib mengatakan, bentuk perlawanan terhadap kezaliman, kebatilan dan kemunkaran harus dilakukan secara beragam. 

"Ini salah satu bentuk yang sangat efektif dan produktif dengan menyerap para pakar dan ahli kemudian disosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam rekayasa-rekayasa dan penyesatan opini yang bersuber dari berbagai macam fitnah dan kebohongan," ungkapnya. 

Secara khusus, Habib Rizieq menyampaikan terima kasih kepada pakar hukum Yusril Ihza Mahendra yang telah menyampaikan pendapat dan pernyataan-pernyataan yang produktif dan sangat memperhatikan aspirasi umat Islam Indonesia. 

"Maka itu saya pernah katakan pada beliau, bahwa ketidakhadiran saya saat ini di Indonesia, perginya saya ke Tanah Suci bukan bentuk pelarian dari tanggung jawab hukum. Akan tetapi bentuk perlawanan terhadap kezaliman, perlawanan terhadap kebatilan dan perlawanan terhadap diselewengkannya hukum oleh para penegak hukum," tandasnya. 

red: shodiq ramadhan

0 Komentar