#HTI Mau Dibubarkan

Menhan: HTI tidak Pancasila, ya Keluar Saja dari Sini

24 Mei 14:55 | Dilihat : 1633
Menhan: HTI tidak Pancasila, ya Keluar Saja dari Sini Ilustrasi: Mantan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu (ketiga dari kanan) menjadi narasumber Talk Show bertajuk “Bangkit Menuju Indonesia yang Lebih Baik” yang digelar DPP Hizbut Tahrir Indonesia, di Gedung BPPT, Jakarta, Kamis (22/5/2008) lalu.

Jakarta (SI Online) - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, meminta pihak yang tidak bersepakat dengan Pancasila sebagai ideologi utama dan paling mendasar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), agar hengkang dari Indonesia.

Ryamizard mengusir mereka dari Indonesia, karena baginya, Pancasila telah disepakati sebagai ideologi paling tepat yang dirumuskan para pendiri bangsa untuk diterapkan di Indonesia. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak awal masa pemerintahannya pada 2014 juga terus melakukan upaya peneguhan Pancasila sebagai dasar bagi setiap warga negara untuk  berbangsa.

Dengan dasar itu, Ryamizard mengatakan, Indonesia bukan tempat yang layak bagi mereka yang masih tidak mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

"Jadi orang yang di sini (Indonesia) harus Pancasila. Yang tidak Pancasila, keluar saja. HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) tidak Pancasila, ya keluar saja dari sini. Cari yang tidak Pancasila. Itu saja," ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (24/05/2017) seperti dikutip Viva.co.id.

Ryamizard mengatakan, pemerintahan saat ini juga sudah mengambil langkah tegas menyikapi berkembangnya ideologi selain Pancasila yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan pengumuman sikap politik pemerintah untuk membubarkan HTI yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pada 8 Mei 2017.

Ryamizard menuturkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) saat ini masih melaksanakan proses pembubaran sesuai prosedur yang diatur Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Sebelumnya, Jurubicara HTI HM Ismail Yusanto menegskan bahwa organiasinya tidak anti Pancasila. HTI, kata Ismail, mengakui Pancasila sebagai dasar negara. 

“Kami mengakui Pancasila sebagai dasar negara, itu tercantum dalam AD/ART HTI,” ungkap Ismail saat berbincang dengan awak media yang tergabung dalam Forum Jurnalis Muslim (Forjim), Selasa (23/5) malam di Kantor DPP HTI, Tebet, Jakarta Selatan.

Sembari menunjukkan AD/ART HTI, Ismail menyebutkan, HTI adalah gerakan dakwah Islam berasas Islam di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila  dan Undang-Undang Dasar 1945.

red: farah abdillah

0 Komentar