Amien Rais: Reklamasi Teluk Jakarta untuk Penduduk China

16 Mei 16:18 | Dilihat : 3973
Amien Rais: Reklamasi Teluk Jakarta untuk Penduduk China Prof Dr HM Amien Rais.

Jakarta (SI Online) - Mantan Ketua MPR RI Prof Dr HM Amien Rais mengatakan, pembangunan reklamasi Teluk Jakarta akan lebih banyak manfaatnya bagi rakyat China ketimbang kepentingan nasional.

"Saya yakin ini, China sudah sangat ‘kepanasan’ karena memiliki penduduk 1,4 miliar, jadi butuh wilayah-wilayah untuk ditinggali. Nah, Indonesia ini merupakan tujuan untuk ditinggali oleh penduduk China," ujar Amien dalam diskusi dengan tema 'Stop Reklamasi Teluk Jakarta' di gedung DPR, Selasa (16/5/2017).

Terkait pemikirannya itu, Amien menantang Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan untuk mengadu data dan fakta soal pembangunan reklamasi di Teluk Jakarta.

"Kalau misalkan data Pak Luhut Binsar itu lebih aktual bahwa reklamasi akan mencegah banjir maka saya akan ikuti. Tapi, kalau data kami lebih shahih maka pak Luhut juga harus hentikan,” ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini. 

Amien mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh dengan mudah menjual tanah.

Dikatakannya, ada beberapa indikasi China ingin menjadi penguasa dunia. Salah satunya adalah dengan cara membangun kekuatan ekonomi dan militer sebagaimana yang telah dilakukan dalam beberapa dekade terakhir.

"Sejak empat tahun lalu China sudah mendesain untuk banyak menghegemoni dunia. Dengan cara menguasai jalan darat sutera dari China hingga membentang ke Belanda, lalu melalui laut, dari Laut Cina Selatan hinngga Rotterdam,” ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Jalur-jalur yang akan dikuasai itu, ujar Amien, meliputi 45 negara dengan jumlah orang 4,2 miliar.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan proyek reklamasi sangat penting untuk mencegah agar Jakarta tidak tenggelam.

"Kalau mau distop ya bikin aja situ stop, nanti kalau udah Jakarta tenggelam atau menurun, ya tanggung jawab. Jadi jangan nanti lari dari tanggung jawab di kemudian hari," kata Luhut di Kantor Wakil Presiden kemarin.

Luhut mengklaim, berdasarkan kajian, tanah Jakarta akan tenggelam 8-23 sentimeter per tahun apabila proyek pembangunan reklamasi dan tanggul laut raksasa tidak dilaksanakan.

red: abu faza
sumber: kabar24.bisnis.com

1 Komentar