#Ahok Terdakwa

Ahok Dituntut Setahun Penjara dengan Dua Tahun Masa Percobaan, Eggi Sudjana: Itu Maknanya Ahok Bebas

20 April 14:08 | Dilihat : 3635
 Ahok Dituntut Setahun Penjara dengan Dua Tahun Masa Percobaan, Eggi Sudjana: Itu Maknanya Ahok Bebas Ahok mengikuti sidang lanjutan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (20/4/2017). [foto: kompas.com]

Jakarta (SI Online) - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penistaan agama dengan terdakwa Ahok, hanya menuntut hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaab dua tahun. 

Tuntutan itu dibacakan Ketua Tim JPU Ali Mukartono dalam sidang yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis siang (20/04/2017). 

"Maka kami menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk menjatuhkan hukuman pidana satu tahun kurungan penjara dan hukuman percobaan selama dua tahun terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama," kata Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis siang (20/04/2017). 

Lalu, apa maknanya tuntutan JPU itu?

"Tuntutan satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun itu maknanya Ahok bebas karena tidak kena hukuman apapun kecuali selama dua tahun ke depan Ahok melakukan kejahatan yang sama maka baru bisa dihukum yang satu tahun tersebut," ungkap advokat senior Eggi Sudjana dalam pernyataan tertulis yang diterima Suara Islam Online, Kamis siang (20/04/2017).

Menurut Eggi, dengan tuntutan ini menjadi tragedi bagi penegakan hukum di Indonesia. "Ini sungguh tragedi penegakkan hukum di Indonesia kepada penista agama sementara yurisprudensi setiap penista agama ditahan dan kemudian dipenjarakan," ungkapnya.

Terkait dengan jabatan Ahok sebagai gubernur DKI saat ini, karena hanya dituntut satu tahun dan masa percobaan dua tahun, maka sudah dipastikan bila dia akan tetap menjabat sampai masa jabatannya habis pada Oktober 2017 mendatang. 

"Makna lainnya karena Ahok tidak dituntut maksimal lima tahun maka Ahok tidak dicopot (jabatan) gubernurnya sampai dengan bulan Oktober 2017," pungkas Eggi.

red: shodiq ramadhan

0 Komentar