#Mega Skandal Korupsi e-KTP

Penanggung Jawab Gadis Ahok Akhirnya Jadi Tersangka Kasus Korupsi E-KTP

06 April 09:53 | Dilihat : 18393
Penanggung Jawab Gadis Ahok Akhirnya Jadi Tersangka Kasus Korupsi E-KTP Politisi Partai Hanura sekaligus pendiri dan penanggung jawab Gadis Ahok, Miryam S Haryani (keempat dari kanan), berpose bersama Ahok. [foto: mediaindonesia.com]

Jakarta (SI Online) - Anggota Fraksi Hanura DPR Miryam S Haryani akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mega korupsi E-KTP. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan anggota Komisi II DPR yang kini duduk di Komisi V itu pada Rabu, 5 April 2017 kemarin. 

"KPK menetapkan MSH (Miryam S Haryani), di dalam pengembangan terkait kasus e-KTP," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (05/04).

Miryam menjadi tersangka atas dugaan memberikan keterangan palsu pada saat persidangan perkara korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Miryam saat itu tak mau mengakui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dirinya pada saat penyidikan.

"Tersangka MSH diduga dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar dengan terdakwa Irman dan Sugiharto," kata Febri. Atas perbuatannya, Miryam disangka melanggar Pasal 22 junto Pasal 35 UU Tipikor.

Miryam merupakan tersangka keempat dalam kasus megaproyek e-KTP. Sebelumnya dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga  tersangka yakni Irman, Sugiharto, dan Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dalam perkara ini, Irman dan Sugiharto sudah didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Sebelumnya, Jaksa KPK sudah mengajukan kepada Majelis Hakim Pengadilan Tipikor untuk menjerat Miryam dengan Pasal 174 KUHAP tentang Pemberian Keterangan Palsu. Namun, hakim berpandangan mekanisme penetapan tersangka terhadap Miryam masih harus menunggu pemeriksaan beberapa saksi lain dalam sidang e-KTP.

"Jadi perlu mendengar beberapa saksi. Namun hakim juga memberikan ruang dan mempersilakan KPK melakukan tindakan hukum lain di luar mekanisme 174 KUHAP tersebut," kata Febri.

Sebelum menjadikan pendiri dan penanggung jawab Gerakan Aksi Srikandi Coblos Ahok (Gadis Ahok) itu sebagai tersangka, KPK terlebih dulu memeriksa pengacara Elza Syarief di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Elza yang pernah menjadi penasihat hukum Muhammad Nazaruddin, diklarifikasi terkait pernyataan Miryam saat sidang kelima perkara korupsi

Elza sendiri membenarkan kedatangannya ke KPK terkait pertemuan dia dengan Miryam sebelum sidang kedua perkara e-KTP. "Iya, soal kedatangan Bu Yani (Miryam S Haryani) ke kantor saya," ujar Elza saat sampai di Gedung KPK, Rabu, 5 April 2017.

Dalam Pilkada DKI Jakarta, nama Miryam masuk ke dalam susunan daftar tim pemenangan cagub-cawagub DKI Jakarta Ahok-Djarot dengan jabatan sebagai juru bicara. 

red: farah abdillah/dbs

0 Komentar