#Kriminalisasi Sekjen FUI

Polisi Tuduh Makar kepada Sekjen FUI, Titiek Soeharto: Itu Mengada-ada

06 April 19:01 | Dilihat : 2364
Polisi Tuduh Makar kepada Sekjen FUI, Titiek Soeharto: Itu Mengada-ada Titiek Soeharto

Jakarta (SI Online) - Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Siti Hediati Harijadi (Titiek Soeharto) menilai tuduhan makar yang dilontarkan Polda Metro Jaya kepada Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath itu mengada-gada.

"Tuduhan itu mengada-ada," ucap Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Wakil Komisi IV DPR ini juga tak menyakini adanya aliran dana tiga miliar yang diduga digunakan sebagai kebutuhan logistik peserta aksi 31 Maret 2017, untuk bergerak menuju Kompleks Parlemen Senayan. "Masa negara ini bisa dimakarin dengan tiga miliar," ucapnya.

Dia menilai isu makar yang dilayangkan oleh pihak Kepolisian pada aksi 212 maupun 313 belum ada barang bukti yang pasti.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, menyatakan Sekjen FUI, KH Muhammad Al Khaththath berencana menggulingkan Presiden Joko Widodo usai pencoblosan Pilkada DKI Jakarta 2017, pada Rabu 19 April nanti.

Kata Argo, salah satu rencana untuk menggulingkan pemerintah, yakni lewat Aksi 313, yang disebut sebagai gerakan pemanasan. "Ya tentunya untuk kegiatan tanggal 31 kemarin itu pemanasan saja, setelah itu kami dapatkan ada grand design setelah 19 April," katanya, Senin (3/4). 

Argo mengatakan rencana ini dibahas dalam pertemuan di Kalibata dan Menteng, Jakarta Selatan. Dia menyebutkan hasil pertemuan di dua lokasi itu terungkap rencana massa akan menduduki Gedung DPR/MPR. Bahkan dalam rencana yang sudah dikantongi Polda Metro itu ada rincian bagaimana mereka masuk ke Gedung DPR/MPR. Ada rencana menabrakan kendaraan truk di pagar belakang DPR. Ada skema masuk pintu-pintu kecil, gorong-gorong dan jalan setapak. 

Tak hanya itu, Argo juga mengaku pihaknya tengah mendalami adanya aliran dana tiga miliar yang diduga digunakan sebagai kebutuhan logistik peserta Aksi 31 Maret 2017, yang bergerak menuju Senayan. 

Selain Al Khaththath, polisi menangkap empat orang terkait lainnya pada Jumat (31/3) dini hari. Mereka diantaranya adalah Zainudin Arsyad, Irwansyah, Veddrik Nugraha alias Dikho dan Marad Fachri Said alias Andre.

red: adhila
sumber: teropongsenayan

0 Komentar