#Putaran Kedua Pilkada DKI

Beredar Dokumen Kontrak Palsu, Tim Anies: Ada yang Lagi Panik

19 Maret 13:13 | Dilihat : 1668
Beredar Dokumen Kontrak Palsu, Tim Anies: Ada yang Lagi Panik Cagub Anies Baswedan

Jakarta (SI Online) - Aksi kampanye hitam atau black campaign masih terus ditujukan kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Bahkan, beredar surat pernyataan atau akad kontrak bertanda tangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan memimpin DKI Jakarta dengan nilai-nilai syariat Islam.

Namun surat atau akad kontrak berjudul Akad Kontrak - Akad Al Ittifaq itu dipastikan tidak benar. Ada pihak yang dengan sengaja menandatangani surat itu atas nama Anies dan Sandiaga. Padahal dipastikan tanda tangan itu tidak benar. 

"Ini Fitnah lagi, setelah fitnah-fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu," ujar Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu malam (18/3).

Senada dengan Anies, Sandiaga juga merasa kalau nama dan tanda tangannya dicatut. Dia sendiri heran kenapa ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak itu. "Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya," ucapnya.

Akad itu sendiri dipastikan hoaks (kabar bohong) . "Mas Anies atau Bang Sandi tidak pernah menandatangani akad itu. Dan itu palsu," tegas Naufal Firman Yursak, Wakil Ketua Tim Media Anies Sandi.

Naufal menambahkan dengan makin sering munculnya fitnah-fitnah baru, pihaknya yakin sedang ada pihak yang panik. 

"Kami makin yakin bahwa ada pihak-pihak yang sedang mengalami kepanikan yang luar biasa. Kami mengajak kepada para relawan, simpatisan dan warga untuk tetap fokus pada program kerja dan makin kerja keras memenuhi harapan warga Jakarta untuk menciptakan perubahan di ibukota," tutupnya. 

Red: shodiq ramadhan

0 Komentar