#Ahok Terdakwa

Kakak Angkat Ahok Ditolak Jadi Saksi oleh Majelis Hakim

07 Maret 17:20 | Dilihat : 2406
Kakak Angkat Ahok Ditolak Jadi Saksi oleh Majelis Hakim Andi Analta Amir

Jakarta (SI Online) - Majelis hakim persidangan kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menolak salah satu saksi yang dihadirkan pengacara Ahok, yakni Andi Analta Amir. Andi selama ini dikenal sebagai kakak angkat Ahok.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono menjelaskan pihaknya keberatan Andi dihadirkan sebagai saksi, karena ia pernah hadir di dalam ruangan persidangan. "Maka yang bersangkutan mengerti apa yang disampaikan dalam persidangan. Kapasitas saksi tidak dapat diterima dari pada nanti cacat hukum," katanya saat menyampaikan keberatannya dalam persidangan, Selasa (7/3/2017).

Menurut Ali, jika yang bersangkutan pernah hadir saat sidang dilakukan di eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak akan menjadi masalah. Karena saat itu belum dilakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Namun, dia menuturkan, pihaknya melihat Andi beberapa kali saat persidangan pemeriksaan saksi berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta.

"Sesuai dengan keterangan saksi, saksi ini sendiri pernah ada di ruang sidang saat saksi lain diperiksa. Jadi, bukan hanya persidangan di Jalan Gajah Mada tetapi juga persidangan di sini," kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto.

Karena itu, dia menuturkan, saksi Andi tidak dapat diperiksa dalam persidangan tersebut. "Jadi menurut majelis karena yang bersangkutan sudah mendengarkan saksi-saksi sebelumnya, jadi saksi ini tidak bisa diperiksa. Saya kira nanti penasihat hukum bisa ajukan saksi di luar berkas yang kira-kira mempunyai sepengetahuan sama dengan saksi ini. Bisa digantikan dengan saksi lain," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Andi mengatakan akan meminta orang yang akan bersaksi yakni Ardansyah. Ardansyah adalah kolega Ahok ketika bekerja di kantor Andi.

"Di Plaza waktu kami berkantor sama-sama di MT Haryono, yang akan disampaikan persis, karena dia lihat keseharian Ahok bersama orang-orang dan kepada saya. Saya lihat lebih kalau saya ngomong apriori, ya kalau orang lain melihat, memberikan keterangan bagaimana hubungan saya dengan Ahok," tandasnya.

red: adhila
sumber: antara/rol

0 Komentar