Presiden Rusia Mengaku tak Gunakan Ponsel Pintar dan Medsos

09 Februari 11:05 | Dilihat : 385
 Presiden Rusia Mengaku tak Gunakan Ponsel Pintar dan Medsos Vladimir Putin

Jakarta (SI Online) - Presiden Rusia Vladimir Putin, Kamis (8/2/2018 ) mengaku dirinya belum memiliki telepon pintar (smartphone), setelah mengungkapkan pada tahun lalu bahwa dia tidak tertarik untuk menggunakan jaringan media sosial apa pun.

Dalam sebuah pertemuan dengan para ilmuwan dan akademisi, Putin menyampaikan pengakuan itu untuk merespons pidato Mikhail Kovalchuk, kepala lembaga penelitian nuklir Kurchatov, saat melakukan perjalanan di Siberia menjelang pemilihan presiden pada 18 Maret ketika dia berusaha memenangi masa jabatan keempat di Kremlin.

"Anda bilang semua orang punya smartphone. Tapi saya tidak punya smartphone," kata Putin, membuat para hadirin tertawa dengan respons pada pernyataan Kovalchuk bahwa "setiap orang memiliki smartphone di saku mereka."

Putin (65), sebelumnya mengaku tidak begitu mengerti tekhnologi -- mengatakan pada 2005 bahwa dia sama sekali tidak memiliki telepon seluler -- dan menyerukan kekhawatiran mengenai konten yang tersedia secara daring.

Tahun lalu, saat bertemu anak-anak sekolah, Putin mengatakan kepada mereka bahwa dia hampir tidak menggunakan Internet, setelah ditanya apakah dia melihat Instagram atau jaringan sosial lainnya di waktu senggang.

"Saya secara personal praktis tidak menggunakan internet," kata Putin, menambahkan bahwa para anggota stafnya menggunakan internet.

"Hari kerja keras saya berakhir sangat larut, saya tidak tertarik pada Instagram," katanya sebagaimana dikutip AFP.

Apa yang dilakukan Putin kontras dengan Perdana Menteri Dmitry Medvedev (52), yang sering terlihat dengan satu iPhone dan gawai lain dan mengunggah jepretannya di akun Instagram resminya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Putin mengklaim bahwa Internet adalah "proyek spesial CIA) dan "separuh pornografi".

Namun Internet masih menjadi salah satu dari sedikit forum di negeri itu untuk debat politik dan kritikus Kremlin, Alexei Navalny, memenangi dukungan anak-anak muda yang mengikuti siaran langsungnya melalui video blog dan YouTube.

Sumber: Antara

0 Komentar