Militer Israel Tembak Mati Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

07 Februari 18:18 | Dilihat : 252
 Militer Israel Tembak Mati Seorang Warga Palestina di Tepi Barat Ilustrasi: Warga Palestina menyolati seorang jenazah.

Yerusalem (SI Online) - Pasukan Israel menembak mati setidak-tidaknya satu orang Palestina dalam serangan di Tepi Barat, yang didudukinya, pada Selasa (06/02), yang menyebabkan bentrokan dengan penduduk setempat, kata pejabat kesehatan Palestina.

Militer Israel belum memastikan kematian tersebut namun mengatakan menyelidiki laporan tersebut, lapor Reuters.

Dalam pernyataan, militer mengatakan bahwa pasukannya memasuki kota Nablus di Palestina untuk menemukan penyerang, yang menikam seorang Israel di pintu masuk permukiman Yahudi Ariel di Tepi Barat pada Senin.

"Selama kegiatan itu, kerusuhan terjadi ketika sekitar 500 orang Palestina melemparkan batu, bom api dan peledak serta menembak ke arah tentara IDF (Pasukan Pertahanan Israel). Perusuh juga membangun penghalang dari batu," kata pernyataan militer.

Militer Israel "menanggapi dengan cara membubarkan massa dan melepaskan tembakan peringatan di udara," katanya, "Sebuah laporan mengenai seorang warga Palestina yang terbunuh dan beberapa terluka ... sedang ditinjau ulang."

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan satu orang Palestina tewas dan 29 lainnya terluka oleh tembakan Israel. Layanan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan pelempar batu bentrok dengan tentara.

Penyerang yang diduga adalah warga Arab Israel dan laporan mengatakan ayahnya adalah seorang penduduk Nablus. Militer mengatakan tersangka tidak ditangkap dalam operasi tersebut dan tujuh orang ditahan untuk diperiksa.

Pada Selasa, pasukan Israel membunuh seorang pria Palestina bersenjata di Desa Yamoun di Tepi Barat dan mengatakan bahwa dia adalah pimpinan sel pejuang yang bertanggung jawab atas penyergapan dimana  seorang pemukim Yahudi ditembak mati pada 9 Januari.

Israel telah mencari anggota akhir dari sel tersebut, yang dikatakan membunuh Rabi Raziel Shevah. Pasukan komando telah membunuh salah satu orang bersenjata yang terlibat dan menangkap satu orang lain.

sumber: ANTARA

0 Komentar