Ulama Pakistan Haramkan Aksi Bom Syahid

16 Januari 16:47 | Dilihat : 337
Ulama Pakistan Haramkan Aksi Bom Syahid Presiden Pakistan Mamnoon Hussain.

Islamabad (SI Online) - Lebih dari 1.800 ulama Pakistan mengeluarkan fatwa haram untuk aksi bom syahid. Fatwa haram ini dikeluarkan setelah negara tersebut dilanda kekerasan selama bertahun-tahun yang melibatkan kelompok pejuang Islam.

Fatwa ulama ini didukung pemerintah pada hari Selasa (16/1/2018). Selama ini, para pelaku bom syahid diri berdalih aksinya sebagai misi perang suci untuk menegakkan syariat Islam, meski dalih itu sudah dinyatakan salah oleh para ulama karena dinilai tidak bermoral dan memakan korban sipil yang tak bersalah.

Bom syahid dianggap sebagai senjata paling efektif bagi kelompok pejuang. Fatwa haram dari para ulama Pakistan itu juga untuk mengekang aksi “terorisme” yang telah menewaskan puluhan ribu jiwa sejak awal 2000-an.

Para ulama tersebut menyatakan bahwa bom syahid dilarang atau haram. ”Fatwa ini memberikan dasar kuat bagi stabilitas masyarakat Islam moderat,” kata Presiden Pakistan Mamnoon Hussain yang ikut menulis di buku fatwa tersebut.

”Kita bisa mencari panduan dari fatwa ini untuk membangun narasi nasional guna mengurangi ekstremisme sesuai prinsip emas Islam,” ujar Presiden Hussain, seperti dikutip Reuters.

Sebelum fatwa ini keluar, para pengkritik asing dan domestik menyerang pemerintah dan militer Pakistan yang dianggap bersikap nyaman terhadap kelompok radikal untuk tujuan politik dan militer. Pemerintah dianggap telah lama menutup mata untuk pengkhotbah yang mengumbar kebencian di masjid.

Pejabat Pakistan sering menolak tuduhan Amerika Serikat tentang kolaborasinya dengan milisi militan Islam di Afghanistan dan India. 

Buku fatwa yang disiapkan oleh Universitas Islam Internasional—kampus yang dikelola oleh negara-- dijadwalkan dirilis di Islamabad pada hari ini.[]

0 Komentar