Selama 2017 Terjadi 170 Kasus Penangkapan Wanita Palestina

09 Januari 21:05 | Dilihat : 231
Selama 2017 Terjadi 170 Kasus Penangkapan Wanita Palestina Perempuan Palestina ditangkap pasukan Israel

Gaza (SI Online) - Pusat Studi Tahanan Palestina mengungkapkan, penjajah Israel menarget para wanita Palestina, menahan dan menginterogasi mereka. Tercatat ada 170 kasus penangkapan wanita Palestina oleh pasukan Israel.

Peneliti Riyad Ashqar mengatakan, terjadi eskalasi penangkapan terhadap wanita Palestina, dalam rangka mencegah mereka melawan Israel, terutama para wanita di al-Quds, melarang mereka berjaga di Masjidil Aqsha dan membelanya, serta menghadapi serbuan para pemukim yahudi, hampir separuh kasus penangkapan tahun lalu menyasar para wanita Palestina di kota al-Quds.

Dilansir Pusat Informasi Palestina, Selasa (9/1), Ashqar menjelaskan, pasukan Israel mengincar para wanita Palestina, terutama para ibu saat menjenguk anaknya di penjara Israel, dengan tujuan menyakiti para tawanan, tercatat 20 penangkapan keluarga tawanan Palestina.

Bocah wanita syahid

Ashqar menyebutkan, pasukan Israel menangkap 6 wanita korban luka, seorang dari mereka meninggal, bocah Fatimah Jibrin (16) dari Betlehem, yang ditangkap pada 15/3/2017, setelah mengalami luka tembak di persimpangan Etsion, dengan dalih berupaya menabrak sekelompok yahudi, Fatimah ditembak di kepala, dan dirujuk ke RS Syaari tasdiq, dan dua bulan setelah dirawat, dinyatakan meninggal.

Penangkapan wanita terluka

Pasukan Israel menangkap gadis Taqwa Basam Hamad (17) dari Ramallah, setelah ditembak di kakinya, saat berada di gerbang kota Silwad, sepekan kemudian dibebaskan dengan denda uang. Manar Ribhi Mujahid (29) dari al-Quds, ditangkap setelah luka dikakinya dan ditahan di perlintasan Qalindia, dengan dalih membawa tas misterius. Asiya Kabanah (40) dari Ramallah, ditangkap setelah terkena tembakan, dengan tuduhan berupaya menikam tentara wanita Israel, saat ini masih berada dalam tahanan Israel.

Tawanan wanita lainnya, Kamal Waridat (25) dari Dhahiriyah, ditangkap setelah luka tembak di betis kanannya. Manar Khidir Abu Rayan (17) ditangkap setelah luka tembak peluru karet, dalam bentrokan dengan pasukan Israel dekat jembatan Halhul, Hebron.

Israel juga melakukan penangkapan terhadap anak-anak Palestina, Ahed Tamimi (17) dari Ramallah, sehari kemudian ibunya ditangkap, dan kerabatnya, Nur (20).

Bocah termuda Hudail Rajbi (12) dari al-Quds, Ghadah Azam (14), Ayat Bilal Amru (14), Malak Ghaliz (14) Sujud Yasir Ashi (14).

Israel menetapkan hukuman balas dendam terhadap para wanita Palestina, Malak Muhamad Salman (16) divonis penjara 10 tahun. Maroh Jaudat Bakir (17) divonis 8 tahun dan denda uang 10 ribu Shekel. Syatila Sulaiman Abu Iyadah (24) divonis 16 tahun penjara dan denda 100 ribu shekel, dan beberapa tahanan wanita lainnya.

Sementara tahanan administratif, hukuman tanpa sidang pengadilan menimpa 9 wanita Palestina, semuanya dituduh melakukan provokasi di facebook.

Para tawanan wanita Palestina di penjara Israel berada dalam kondisi kesehatan buruk, banyak dari mereka yang luka dan tidak mendapatkan perawatan yang layak, sehingga menimbulkan penyakit lainnya.

red: adhila

0 Komentar