Bahas Masalah Yerusalem, Ismail Haniyya Telepon Erdogan

04 Desember 22:27 | Dilihat : 373
Bahas Masalah Yerusalem, Ismail Haniyya Telepon Erdogan Pemimpin Hamas Ismail Haniyya

Ankara (SI Online) - Pemimpin gerakan Islam Hamas, Ismail Haniyya, dikabakarn menelpon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membahas rencana Amerika Serikat (AS) yang berniat mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hamas, dalam pembicaraan itu Ismail memperingatkan dampak serius keputusan dari keputusan AS tersebut.

"Dia (Erdogan) menunjukkan ketertarikan yang besar pada Yerusalem dan sangat ingin berperan aktif di kota ini," kata Hamas dalam pernyataanya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (4/12).

Menurut pernyataan tersebut, pemimpin Turki tersebut mengatakan bahwa dia akan meminta sebuah KTT Islam untuk membahas masalah tersebut, dan akan menelepon Presiden AS Donald Trump untuk mencegahnya melakukan tindakan tersebut.

Hamas sendiri sebelumnya telah menyerukan sebuah intifada baru jika AS mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, atau memindahkan kedutaannya ke kota sengketa tersebut.

”Kami memperingatkan agar tidak melakukan tindakan semacam itu dan meminta rakyat Palestina untuk menghidupkan kembali intifada jika keputusan-keputusan yang tidak adil di Yerusalem ini diadopsi,” kata Hamas.

Intifada adalah gerakan perlawanan masif rakyat Palestina terhadap Israel. Gerakan ini sudah terjadi beberapa kali selama konflik Israel dan Palestina berlangsung. []

0 Komentar