Pejuang Taliban Serang Pangkalan Militer, 43 Tewas

19 Oktober 17:03 | Dilihat : 540
 Pejuang Taliban Serang Pangkalan Militer, 43 Tewas Pejuang Thaliban.

Kabul (SI Online) - Gelombang serangan pejuang Taliban terhadap militer Afghanistan berlanjut. Setidaknya 43 tentara lokal tewas akibat bom mobil yang menargetkan pangkalan militer di Kandahar.

"Sekelompok gerilyawan menyerang sebuah pangkalan militer di daerah Chashmo di distrik Maiwand di provinsi Kandahar," menurut kementerian pertahanan negara tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (19/10/2017).

Disitat dari BBC, serangan tersebut adalah aksi bom syahid. Pelaku diketahui menggunakan mobil Humvee dalam melakukan aksinya.

"Sembilan lainnya luka-luka dan enam lainnya hilang," kata Kementerian Pertahanan. Sepuluh pejuang juga dikatakan telah tewas. 

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Serangan ini merupakan serangan besar ketiga terhadap pasukan keamanan Afghanistan selama minggu ini.

Dua hari sebelumnya, pelaku bom bunuh diri dan orang-orang bersenjata yang tergabung dalam kelompok tersebut menewaskan sedikitnya 41 orang saat mereka menyerang sebuah pusat pelatihan polisi di kota Gardez, Afghanistan timur.

Sekitar 150 orang terluka dalam kekerasan tersebut. Rumah sakit setempat, di provinsi Paktia, mengatakan bahwa mereka "kewalahan" dan mengeluarkan seruan mendesak untuk donor darah.

Pada hari yang sama, setidaknya 30 orang lagi tewas dalam pemboman mobil di provinsi Ghazni. Kendaraan lapis baja Humvee yang dipenuhi bahan peledak diledakkan di dekat kantor gubernur provinsi, sebelum orang-orang bersenjata menyerbu masuk.

Sebagai informasi, kelompok Taliban pernah memimpin Afghanistan pada 1996-2001 silam dengan Presiden Mullah Muhammad Umar. Rezim ini diruntuhkan melalui serangan militer dengan dalih melawan terorisme oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat pasca serangan gedung kembar WTC 11 September. Serangan AS dan sekutunya yang dimulai sejak 7 Oktober 2001 itu mengakibatkan korban tewas ratusan ribu orang. 

0 Komentar