#Selamatkan Al Aqsha

Israel Larang Pemuda Muslim Masuk Al Aqsha

28 Juli 17:20 | Dilihat : 552
Israel Larang Pemuda Muslim Masuk Al Aqsha Pemuda-pemuda Muslim melawan tentara Zionis Israel di kawasan Al Aqsha. [foto: Al Jazeera]

Yerusalem (SI Online) - Israel mengirim polisi tambahan ke Yerusalem dan mengatakan bahwa orang-orang di bawah usia 50 tahun akan dilarang masuk Masjid al-Aqsha pada Jumat (28/7/2017). Kebijakan itu diberlakukan untuk mengantisipasi lebih banyak massa demonstran.

Sebelumnya Israel telah memindahkan aparat keamanannya dari kompleks Masjid al-Aqsha setelah faksi-faksi Palestina menyerukan "hari kemarahan."

"Pemeriksaan keamanan dilakukan dan ada indikasi bahwa gangguan dan demonstrasi akan berlangsung hari ini," kata juru bicara polisi Micky Rosenfeld.

"Polisi ekstra dan polisi perbatasan berada di dalam dan sekitar Kota Tua dan akan menanggapi setiap gangguan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters.

Ia mengatakan bahwa wanita dari segala usia akan diizinkan masuk ke dalam situs tersebut 

Ketegangan meningkat di kompleks Masjid al-Aqsha selama dua pekan, sering kali meletus dalam bentrokan, setelah dua petugas polisi Israel terbunuh di sana. Hal itu mendorong Israel untuk memasang detektor logam di pintu masuk situs tersebut dan umat Muslim pun melakukan boikot.

Di bawah tekanan diplomatik yang luar biasa, Israel melepas detektor logam pada hari Kamis lalu, sebuah langkah yang disambut oleh dunia Arab, namun kekerasan dengan cepat kembali saat ribuan jamaah Muslim memasuki masjid.

rep: A. Syakira

1 Komentar