Meski Dijaga Ketat, Puluhan Ribu Jamaah Ikuti Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha

15 April 17:31 | Dilihat : 970
Meski Dijaga Ketat, Puluhan Ribu Jamaah Ikuti Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha Jamaah shalat Jumat di Masjidil Aqsha, Palestina

Al Quds (SI Online) - Puluhan ribu jamaah berbondong-bondong ke masjid al-Aqsha untuk menunaikan shalat Jum'at di tengah-tengah prosedur keamanan ketat yang dilakukan pasukan penjajah Zionis di masjid al-Aqsha, Jum’at (14/4/2017).

Dilansir Pusat Informasi Palestina, Sabtu (15/4), pasukan penjajah Zionis mendirikan pos-pos pemeriksaan di gerbang-gerbang kota al-Quds, di jalan-jalan dan di gerbang-gerbang masjid al-Aqsha. Mereka mulai melakukan pemeriksaan ketat terhadap identitas para jamaah.

Yang bertindak khatib dalam pelaksanaan shalat Jum'at tersebut adalah Syaikh Ismail Nawahidhah. Dalam khutbahnya, Syaikh Ismail menegaskan bahwa masjid al-Aqsha memiliki kedudukan yang agung dalam Islam. Dia menyatakan bahwa al-Aqsha adalah masjid Islam yang diberkati dan juga sekitarnya, selain kaum muslimin tidak memiliki hubungan atau hak apapun di masjid al-Aqsha.

“Rakyat kita harus bersiaga dan shalat di dalam masjid al-Aqsha. Harus dimasifkan perjalanan ke masjid al-Aqsha dengan menjaga kehormatan dan kedudukannya.” ujar Syaikh Ismail.

Dia menyerukan bangsa Arab dan seluruh kaum muslimin untuk ikut memikul tanggung jawab untuk menjaga masjid al-Aqsha dan membebaskannya, bekerja untuk pembebasan masjid al-Aqsha dari penjajah Zionis, serta tidak hanya mengeluarkan pernyataan kecaman melalui konferensi-konferensi adau seminar di sana sini saja.

Dia menyatakan bahwa penjajah Zionis terus melakukan pelanggaran, penyerbuan dan provokasi setiap hari terhadap masjid al-Aqsha. Hal ini jelas memperkeruh kehidupan, selain juga terus melakukan upaya merubah karakter geografi, peradaban, agama dan menghancurkan masjid-masjid di kota al-Quds dan juga hak-hak warganya dengan menghancurkan rumah-rumah mereka, menekan mereka dari segala sisi untuk menjauhkan mereka dari kota al-Quds.

Selain itu, khatib masjid al-Aqsha ini juga meminta lembaga-lembaga HAM dan lembaga-lembaga internasional untuk mendukung dan membela warga al-Quds dalam menuntut keadilan, membebaskan mereka dan memulangkan para tawanan ke rumah mereka agar bisa melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari yang menjadi haknya.

red: adhila

0 Komentar